Malanginspirasi.com – Wali Kota Malang Ir. Wahyu Hidayat M.M menekankan perlunya penguatan upaya literasi politik, terutama di kalangan generasi muda saat memberikan sambutan di acara Pengukuhan Pengurus DPC PKB Kota Malang, Sabtu 17 Oktober malam.
Dalam acara yang berlangsung di Hotel Savana tersebut, ia mengatakan bahwa melalui pemahaman politik yang baik, generasi muda diharapkan mampu memahami hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara, berpikir kritis, serta berpartisipasi secara bijaksana dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui pemahaman politik yang baik, kita berharap generasi muda dapat menjadi bagian dari ekosistem politik yang dewasa. Dengan demikian, perbedaan pandangan maupun pilihan politik dapat disikapi secara bijaksana tanpa mengurangi semangat persatuan,” ungkap Wahyu.
Sementara itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPC PKB Kota Malang beserta seluruh jajaran pengurus yang dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031.

Wahyu berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.
Dirinya juga mendorong kepengurusan baru PKB untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta konsisten memperjuangkan kepentingan publik.
Baca Juga:
Menurut Wahyu, partai politik memiliki peran penting dalam pembangunan daerah.
Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan dinamika politik, tetapi juga mencakup upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kehidupan demokrasi.
Ia menegaskan, perbedaan pandangan dan pilihan politik semestinya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menjaga persatuan.
Sebaliknya, perbedaan perlu dikelola secara dewasa agar kehidupan demokrasi di Kota Malang tetap berlangsung aman, damai, dan kondusif.
Sinergi Parpol untuk Pembangunan Kota Malang
Lebih lanjut, Wahyu berharap kepengurusan DPC PKB Kota Malang masa bakti 2026–2031 dapat membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat perlu mendapat ruang dialog.
“Lewat komunikasi yang terbuka, berbagai pihak dapat saling memahami, bertukar gagasan, dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga,” katanya.
Wahyu juga mengingatkan bahwa pembangunan Kota Malang tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai unsur, mulai dari partai politik, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat secara luas.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan dan langkah konkret untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan kota.
“Perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk melahirkan gagasan dan langkah nyata bagi kemajuan kota,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Kota Malang agar tetap aman, damai, dan harmonis, serta mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.
Wahyu menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan agar seluruh pengurus DPC PKB Kota Malang dapat menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab dan berkontribusi bagi masyarakat.
Ia berharap kepengurusan baru tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Kota Malang yang ‘Mbois Berkelas’.







