Bersama Dinsos, Forum LKS Kota Malang Gelar Bimtek dan Workshop Serta Susun Roadmap Pembinaan 5 Tahun

Malanginspirasi.com – Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop selama empat hari, Senin–Kamis, 2–5 November 2026. Kegiatan yang diikuti 70 anggota LKS ini berlangsung di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, Jalan Sulfat Nomor 12.

Bimtek bertujuan meningkatkan profesionalisme LKS. Sedangkan workshop menjadi forum duduk bersama antara Forum LKS, 70 lembaga, dan Dinsos untuk merumuskan roadmap pembinaan LKS selama lima tahun ke depan.

Ini menjadi momen bersejarah. Untuk pertama kalinya, Dinas Sosial sebagai representasi pemerintah yang berperan sebagai regulator dan fasilitator kebijakan duduk bersama Forum LKS yang menaungi lembaga pengasuh anak miskin terlantar, penyandang disabilitas, lansia, dan korban napza. Keduanya bersinergi untuk menyusun peta jalan pembinaan LKS se-Kota Malang.

Kegiatan Bimtek dan Workshop Forum LKS Kota Malang. (Ist)

Ketua Forum LKS Kota Malang, Dr. KH Wahyudi Widodo, MBA, M.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi terintegrasi.

Menurutnya, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, mencapai target Kota Layak Anak (KLA) Malang 2027, serta menjadikan LKS profesional, dibutuhkan kerja sama solid antara pemerintah dan Forum LKS.

“LKS yang mengasuh, mendidik, dan merawat anak-anak miskin terlantar, penyandang disabilitas, lansia, serta korban napza di Kota Malang. Pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator, sementara LKS sebagai eksekutor lapangan dalam pendampingan dan perlindungan sosial,” ujarnya.

Sasaran Pemerintah Kota Malang adalah penurunan angka kemiskinan dan indeks ketimpangan. Sementara Forum LKS menargetkan kemandirian kelompok rentan melalui penguatan kapasitas keterampilan hidup.

“Keduanya tidak akan tercapai tanpa kolaborasi yang terintegrasi, termasuk dengan Walikota Malang,” terang Wahyudi.

Ketua Forum LKS Kota Malang, Dr. KH Wahyudi Widodo MBA, M.Pd.I, menegaskan pentingnya sinergi dengan Pemkot Malang. (Ist)

Baca Juga: 

Forum LKS Kota Malang Sinergi dengan Diskopindag Dorong Kemandirian Ekonomi Lembaga Sosial

Kepada wartawan, Wahyudi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal OPOP Kota Malang (One Pesantren One Product), menyampaikan kesulitan menemui Wali Kota.

“Untuk ketemu Wali Kota Malang sulit ya, Mas. Kami pengurus Forum LKS yang mewakili kelompok rentan ini sudah mengajukan dialog tiga bulan yang lalu, tapi belum ada realisasi,” katanya sambil tersenyum.

Akademisi sekaligus pemerhati anak miskin terlantar dan anak jalanan yang juga mengasuh Pondok Pesantren Yatim Dhuafa Assidiqqi Asy-Syuhadaa ini menginginkan perubahan paradigma. Ia mendorong pergeseran dari pendekatan amal (charity) menuju pemberdayaan berbasis hak asasi manusia.

Penyerahan buku tentang tata kelola kelompok rentan kepada Kadinsos Kota Malang. (Ist)

Di awal pembukaan Bimtek, Wahyudi menyerahkan buku berjudul “Bukan Hanya Basa Basi, Tata Kelola Kelompok Marjinal” kepada Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Muhamad Sailendra, S.T., M.M. Buku tersebut menguraikan secara detail pendekatan pemberdayaan berbasis HAM.

Kepala Dinsos Muhamad Sailendra dalam sambutannya menyambut baik gagasan Forum LKS. Ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif penyusunan roadmap pembinaan LKS.

“Harapannya, rencana strategis ini dapat dilaksanakan secara konsisten sejak disusun hingga lima tahun ke depan,” ujarnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *