Malanginspirasi.com – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Seminar Nasional tentang Financial Literacy for Youth. Membawa tema “Membangun Kemandirian Finansial dan Karir Cemerlang.”
Seminar nasional ini diselenggarakan pada Senin, 6 Oktober 2025 di Gedung Samantha Krida.
Peringati World Investor Week 2025
Kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 1000 mahasiswa dari berbagai universitas Kota Malang ini juga sekaligus untuk memperingati World Investor Week 2025.
Acara dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, diantaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Ditemani oleh Kepala OJK Malang Farid Faletehan dan Wakil Rektor Bidang Akademik UB Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP.

Kepala OJK Malang menekankan bahwa mahasiwa perlu belajar untuk mengendalikan keuangan sejak dini agar tidak terjebak dalam gaya hidup yang konsumtif.
“Mempunyai mimpi bisa jadi jalan kita mendapatkan uang, nah salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah investasi,” ujar Farid.
Farid juga menambahkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih di angka yang cukup kecil yakni 66%, sementara yang memahami pasar modal hanya 17,78%.
Karena hal itu, tujuan dari berlangsungnya kegiatan seminar ini agar mahasiswa dapat belajar bagaimana mengelola keuangan dengan baik, salah satunya melalui investasi.
“Jika ingin berinvestasi pertama perlu mencatat dan mengetahui pengeluaran per bulan berapa, kemudian 10% dari uang yang didapatkan disisihkan untuk tabungan atau investasi, dan hal ini sifatnya wajib,” tambah Ketua OJK Malang itu.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya juga menyoroti perilaku mahasiswa cenderung konsumtif yang berpotensi terkena masalah keuangan.
“Mahasiswa sering terjebak dalam kegiatan konsumtif seperti belanja online, cicilan, paylater, judi online, hingga investasi saham yang mudah diakses. Hal ini dapat berpotensi memperburuk kondisi keuangan mereka dan mahasiswa perlu waspada akan hal itu,” tuturnya.
Prof. Dr. Ir Imam Santoso, MP berharap seminar ini dapat menjadi sarana untuk mahasiswa yang ingin belajar tentang investasi.
“Berinvestasi itu bisa menguntungkan tinggi dan beresiko tinggi makanya harus lebih banyak belajar, inilah tujuan dari diadakannya seminar ini,” ungkapnya.
Perusahaan Sekuritas Buka Kesempatan Investasi untuk Mahasiswa

Dalam seminar ini, sejumlah perusahaan sekuritas seperti Mandiri, Mirae Asset, KB bank, Indo premier (IPOT), siap membantu para mahasiswa untuk membuka rekening investasi.
Melalui seminar ini, Universitas Brawijaya bersama OJK ingin menanamkan kesadaran untuk mahasiswa agar mampu mengendalikan uang, bukan dikendalikan oleh uang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mahasiswa agar dapat membangun masa depan finansial yang mandiri dan konsisten.








