Malanginspirasi.com – Sebanyak 540 siswa terbaik dari seluruh Indonesia yang berkompetisi ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang.
Mereka akan diberi materi yang matang tentang coding dan kecerdasan buatan (AI).
Menurut Dr. Mariman Darto, M.Si., Staff Kementrian Ahli Bidang Manajemen Talenta, OSN ini juga memiliki pengembangan yang penting.
Yakni penambahan materi eksplisit mengenai coding dan AI.
Kementerian Dorong Talenta Muda Kuasai Teknologi Masa Depan
“Kita tentu menambahkan bahan materi terkait dengan sembilan bidang, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Informatika, Kebumian, Ekonomi, dan Geografi. Jadi ini ada tambahan yang eksplisit untuk koding dan AI,” ujarnya.
Ia menjelaskan pengembangan ini merupakan bagian dari strategi untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam bidang STEM.
Jika dipanjangkan yakni Science, Technology, Engineering, and Mathematics menuju evaluasi pada 2029 nanti.
“Kita berharap di hasil evaluasi 2029 nanti ini bisa lebih baik. Untuk bisa mengevaluasi STEM di 2029 nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa OSN tidak hanya sebagai ajang kompetisi saja akan tetapi juga sebagai membangun karakter untuk siswa.
“Kita juga menginginkan agar membangun tradisi kompetisi secara jujur dan bertanggung jawab itu juga kita lakukan,” sebutnya.
Mariman juga menekankan pentingnya keberlanjutan pengembangan talenta agar peserta OSN bisa menempati perguruan tinggi terbaik di dunia.

“Harapan kami bisa menempatkan posisi mereka di perguruan tinggi top dunia. Kita tidak ingin kalah dengan sekolah-sekolah unggulan yang lain. Intinya agar anak-anak yang kita kembangkan talentanya, terutama talenta terkait dengan sains ini, kita ingin menempatkan posisi mereka di perguruan tinggi terbaik,” tekannya.
Pengembangan Coding dan AI Jadi Langkah Baru OSN 2025
Kementrian juga tengah mempertimbangkan untuk menjadikan coding dan AI sebagai cabang ke-10 untuk kedepannya.
“Kita akan juga melakukan evaluasi sejauh mana antusiasme, sejauh mana hasil dari kegiatan ini karena ini juga kaitannya dengan indikator kinerja kementerian,” ujar Staff Kementrian Ahli Bidang Manajemen Talenta itu.
Bahwa coding dan AI kan salah satu curriculum yang ada di kita untuk didorong ke anak-anak. Agar mereka bisa punya skill base yang cukup ideal, kemampuan berpikir yang analitik juga penting,” tambahnya.
Untuk tahun ini, sudah tercatat sekitar 1400 siswa pendaftar dari seluruh Indonesia yang ingin berkompetisi dalam bidang Coding dan AI.
Menurutnya ini sudah dikatakan cukup banyak yang antusiasme berkompetisi dalam bidang ini.
“Hampir seribu empat ratusan yang mendaftar. Nah ini artinya sudah kelihatan, apalagi nanti kalau itu diumumkan sebagai cabang tambahan, cabang ke-10, ini bisa jauh lebih besar lagi,” tambahnya.
Dengan antusiasme para siswa ini, OSN 2025 diharapkan dapat melahirkan melahirkan generasi muda Indonesia yang unggul dalam bidang sains dan teknologi.
@malanginspirasicom ☝️540 siswa terbaik dari seluruh Indonesia berkompetisi di OSN 2025 di UMM! Tahun ini makin spesial dengan tambahan bidang Coding dan AI 💻🤖. Semangat baru, generasi baru, menuju Indonesia Emas 2045! 🇮🇩 📍 Universitas Muhammadiyah Malang 🎥 Video & info oleh: Riznima Azizah | Malang Inspirasi #malanginspirasi #malangupdate #indonesiaemas2045 #umm #malangterkini ♬ suara asli – Malang Inspirasi








