SMP Taman Harapan Malang Turut Gemakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor

Malanginspirasi.com – Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) juga menjadi perhatian dari SMP Taman Harapan Malang.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang yang mengimbau Kepala PAUD, TK, SD, dan SMP Kota Malang untuk menerapkan hal tersebut.

Edaran Pemerintah

Dalam surat edaran bernomor 400.3.5/51/35.73.401/2025 itu disebutkan bahwa tiap sekolah mengimbau kepada wali murid untuk pelaksanaan kegiatan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) di sekolah.

Selain pengambilan rapor oleh ayah, pihak sekolah juga mendokumentasikan kegiatan ayah dan anak baik berupa foto dan video.

Ataupun testimoni pada tautan link https://bit.ly/GEMAR_GATI_2025, dan juga mengunggah di media sosial dengan hashtag #GemarGATIJatim.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Suwarjana, S.E, M.M.

Kepala SMP Taman Harapan Malang, Kukuh Prasetyanto S.TP, mengatakan bahwa sekolahnya telah menerima surat edaran tersebut.

SMP Taman Harapan Malang Turut Gemakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh SMP Taman Harapan. (Tri Sukma)

Surat tersebut juga mengatur instansi pendidikan dalam memfasilitasi kehadiran ayah di momen pembagian rapor semester.

“Kalau SMP Taman Harapan Malang memang memberikan informasi tersebut kepada orang tua murid melalui pengumuman resmi,” kata Kukuh kepada wartawan Malang Inspirasi.

“Namun, pihak sekolah tidak memaksa. Bisa saja ibu orang tua murid yang mengambil rapor karena mungkin pekerjaan ayah tidak dapat ditinggalkan.”

Namun, menurut Kukuh, kegiatan ini sangat positif karena biasanya mayoritas yang hadir adalah ibu saat pengambilan rapor.

“Pengambilan rapor di SMP Taman Harapan Malang dilakukan pada Jumat 19 November 2025 mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB,” lanjutnya.

“Pada kesempatan ini, SMP Taman Harapan juga membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru untuk tahun ajaran 2026 – 2027.”

SMP Taman Harapan Malang berada kawasan strategis di tengah kota Malang yakni di jalan Aris Munandar no 2-4, atau di belakang Ramayana Department Store.

Menurut Kukuh, sekolah ini hadir dengan konsep Sekolah Pancasila dimana siswa berasal dari berbagai macam suku dan agama.

“Sekolah kami menerapkan sikap saling toleransi antar murid dan guru. Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar tapi rumah kedua yang penuh semangat, nilai keagamaan, dan juga prestasi,” katanya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *