Proyek Bisnis Digital SMK Sunan Kalijogo Godok Soft Skill dan Hard Skill Murid Menuju Era Digital

Malanginspirasi.com – SMK Sunan Kalijogo Jabung terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompetitif di era ekonomi digital.

Melalui Program Unggulan Konsentrasi Keahlian Bisnis Digital, sekolah ini mengimplementasikan penugasan proyek strategis sebagai katalisator.

Hal ini bertujuan mengasah kompetensi teknis (hard skill) sekaligus karakter (soft skill) para murid.

Pendekatan ini mengusung paradigma experiential learning.

Murid tidak hanya berkutat pada teori, tetapi terjun langsung dalam simulasi bisnis digital, pengelolaan proyek berbasis target, hingga pemecahan masalah riil.

Proses ini dirancang untuk membentuk profil lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki ketangguhan mental sebelum memasuki dunia kerja.

Ketua panitia pelaksana, Yudha Eko Prasetyo, S.Pd., menjelaskan bahwa sinkronisasi antara kecakapan interpersonal dan kapabilitas teknis adalah kunci utama dari program ini.

Sarana Mengasah Skill Siswa SMK Sunan Kalijogo Jabung
Proyek Bisnis Digital SMK Sunan Kalijogo Godok Soft Skill dan Hard Skill Murid Menuju Era Digital
Yudha Eko Prasetyo, S.Pd sebagai ketua pelaksana dan Hilda Rista Dewi Amanda, S.Pd, Widi Nadiatul Anisa, S.Pd, Siti Muflikha, SE sebagai penguji. (Ist)

Dalam praktiknya, murid diasah untuk memimpin diskusi, mengelola waktu, dan membangun daya analitik yang presisi.

Hilda Rista Dewi Amanda, S.Pd., selaku penguji sekaligus narasumber program, menekankan bahwa penugasan proyek ini merupakan medium krusial untuk melihat kesiapan mental siswa.

Menurutnya, hasil akhir proyek bukanlah satu-satunya parameter keberhasilan.

“Penugasan proyek ini bukan sekadar mengejar hasil akhir, tetapi menjadi medium strategis untuk menumbuhkan karakter unggul sekaligus kompetensi teknis murid. Melalui praktik nyata, murid diasah untuk menghadapi tantangan riil dunia kerja dengan kesiapan yang lebih matang,” ujar Hilda Rista Dewi Amanda.

Selain Hilda, proses pengujian ini juga melibatkan tim penguji kompeten lainnya, yaitu Widi Nadiatul Anisa, S.Pd., dan Siti Muflikha, SE.

Mereka secara komprehensif mengevaluasi kemampuan murid dalam aspek pemasaran digital, pengolahan data, hingga komunikasi persuasif.

Dengan pembelajaran yang kolaboratif dan transformatif, pihak sekolah berharap setiap penugasan proyek dapat menjadi wahana eksplorasi potensi diri murid.

Hal ini sejalan dengan misi SMK untuk melahirkan lulusan dengan etos kerja profesional dan integritas tinggi. Serta siap bersaing di kancah industri modern.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *