Peran Global Humaniora Digital FIB UB Dalam Forum Cultural Technology UNESCO di Thailand

Malanginspirasi.com – Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) Dr. Fitriana Puspita Dewi berpartisipasi aktif di program UNESCO Cultural Technology and Social Innovation Lab Launching Ceremony.

Acara ini berlangsung di Assumption University of Thailand, Kampus Suvarnabhumi, pada  17 hingga 20 Januari.

Dosen Program Studi (Prodi) Sastra Jepang ini hadir sebagai representasi akademik UB dalam forum internasional yang merupakan bagian dari flagship program UNESCO International Work Station.

Giat ini merupakan kolaborasi strategis  Assumption University of Thailand dan Peking University yang melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi dunia.

Hadir dalam forum ini adalah perwakilan institusi ternama seperti National University of Singapore kemudian Gyeongguk University (Korea Selatan), juga Shanghai Academy of Social Sciences, juga University of Hong Kong, dan Politecnico di Milano.

Kehadiran akademisi lintas negara itu tempatkan FIB UB dalam ekosistem global yang pertemukan kajian seni, budaya, teknologi digital, dan inovasi sosial.

Kota Malang Sebagai Pusat Pengembangan Industri Kreatif

Dekan Institute of Cultural Industries Peking University, Prof. Yong (Hardy) Xiang soroti potensi Kota Malang sebagai pusat pengembangan industri kreatif dan media art.

Potensi tersebut dinilai selaras dengan kekuatan akademik UB, terkhusus FIB, dalam kembangkan kajian lintas disiplin berbasis seni dan budaya juga teknologi digital.

Kontribusi Dr. Fitriana di forum internasional ini tak lepas dari kiprahnya dukung program Globalizing UB lewat pengembangan platform batikpedia.cloud.

Platform ini adalah rumah virtual studi batik Jawa Timur  memuat basis data batik kemudian galeri virtual, serta aplikasi mobile.

batikpedia.cloud. jadi contoh konkret implementasi digital humanities yang FIB UB kembangkan.

Inisiatif ini buka peluang kolaborasi internasional lebih luas, khususnya  pengembangan humaniora digital berbasis kearifan lokal.

Kepercayaan Komunitas Akademik Internasional

FIB UB Unesco
Foto Bersama seluruh peserta Cultural Technology and Social Innovation Forum IIstimewa)

Dr. Fitriana Puspita Dewi ditunjuk sebagai Advisory Expert pada Cultural Technology and Social Innovation Lab.

Tak hanya itu, ia juga didapuk sebagai Supervisor Program Doktor Cultural Technology and Social Innovation hingga tahun 2029.

Penunjukan ini  cerminkan kepercayaan komunitas akademik internasional terhadap kapasitas akademisi FIB UB.

Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara UB, Assumption University of Thailand serta Peking University.

FIB UB teguhkan posisinya sebagai pusat pengembangan humaniora adaptif terhadap kemajuan teknologi serta dinamika global.

Keterlibatan aktif dosen FIB UB dalam forum global ini berikan kontribusi nyata dalam peningkatan reputasi internasional UB.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *