Disnakertrans Jatim Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap 2 di BLK Wonojati Malang

Malanginspirasi.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Wonojati Malang membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD Tahap 2 pada Selasa (7/4/2026).

Pelatihan ini menandai pergeseran fokus program pemerintah daerah tahun 2026, yang tidak lagi sekadar menyasar penerbitan sertifikat formal. Tetapi juga memastikan setiap peserta memperoleh keterampilan yang langsung dapat digunakan di dunia industri.

Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, menegaskan hal tersebut saat membuka acara di Aula Cemara, Malang. Menurutnya, target utama adalah menciptakan tenaga kerja yang kompeten, kompetitif, dan berintegritas tinggi.

“Kita ingin menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, kompetitif, dan berintegritas. Peserta di sini adalah orang-orang terpilih yang kita siapkan untuk mengisi lowongan kerja formal maupun membuka lapangan usaha mandiri,” ujar Sigit.

Keistimewaan pelatihan tahap kedua ini terletak pada keterlibatan aktif mitra industri sejak tahap seleksi awal. Kepala UPT BLK Wonojati Malang, Erna Wurjanti, menyatakan bahwa pihaknya menjalin kerja sama erat dengan sektor swasta guna menjamin penyerapan lulusan.

Bagi peserta yang berminat bekerja di luar negeri, disediakan skema zero cost (tanpa biaya) menuju Singapura melalui PT Amanah Migran Indonesia. Sementara itu, bagi penempatan domestik, PT MAO Sukses Berkarya telah siap melakukan rekrutmen langsung selama pelatihan berlangsung bagi peserta yang memenuhi standar kompetensi.

Kurikulum 80 Persen Praktik

Untuk memenuhi tuntutan industri, BLK Wonojati Malang menerapkan kurikulum berbasis praktik yang mendominasi 80 persen durasi pelatihan. Peserta akan banyak menghabiskan waktu di laboratorium kejuruan di bawah bimbingan instruktur bersertifikat.

Terdapat lima paket pelatihan yang dibuka, yaitu:

  • Pembuatan Roti dan Kue (dua paket),
  • Peracikan Minuman Kopi (Barista) (satu paket),
  • Housekeeping atau manajemen perhotelan (dua paket).

Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali soft skill serta kedisiplinan mental agar mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja yang dinamis.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menekan angka pengangguran di wilayah Malang Raya sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Dengan menghasilkan tenaga kerja yang benar-benar siap pakai, program ini diharapkan meningkatkan daya saing daerah di tengah tuntutan pasar kerja yang semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *