Peresmian Tugu Landmark Malang City of Media Arts, Wali Kota Sebut Kesetaraan dengan Seoul dan Paris

Malanginspirasi.com – Wali Kota Malang, Ir. Wahyu Hidayat M.M meresmikan logo dan tugu Landmark Malang City of Media Art di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Rabu (1/4/2026) malam.

Peresmian ini bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Kota Malang ke 112 dimana Landmark Malang City of Media Art menjadi simbol kota Kreatif Dunia oleh UNESCO.

Sebagai informasi, penetapan Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia UNESCO (UNESCO Creative City) adalah pada 30 Oktober 2025.

Wali Kota Malang, Ir. Wahyu Hidayat M.M menandatangani peresmian Landmark Malang City of Media Arts (Tri Sukma)

Saat itu, bertepatan dengan peringatan World Cities Day.

Malang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2025 di bidang Media Arts (Seni Media), dan menjadi kota pertama di Jawa Timur yang mendapat pengakuan ini.

“Ya, hari ini saya dengan Mas Wakil Wali Kota, dengan semua tim, dengan semua undangan, meresmikan salah satu landmark kebanggaan Kota Malang yang ditunggu-tunggu. Ini menjadi satu momen yang betul-betul bersejarah karena di 1 April 2026, persis 112 tahun hari jadi Kota Malang,” kata Wahyu kepada awak media.

Menurutnya, landmark ini adalah kebanggaan sebagai penghargaan bertaraf internasional untuk Pemerintah Kota Malang.

“Karena UNESCO sudah memberikan Kota Malang menjadi kota kreatif dunia di bidang media art. Ini perjalanan yang sangat panjang dan tidak mudah. Apalagi  Kota Malang sebagai kota kreatif dunia di bidang media art pertama kalinya di Asia Tenggara,” lanjutnya.

Baca Juga:

Peluncuran Pakaian Khas Kota Malang di HUT ke 112, Ini Sejarah dan Makna Desain Kerennya

Wahyu mengatakan bahwa penghargaan ini sebagai pertanda  ekonomi kreatif yang ada di Kota Malang, terutama di bidang media art diakui tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

“Karena dari 58 (kota), ini kita setara dengan Seoul dan Paris, ya, yang sama-sama juga diberi (predikat) kota kreatif dunia di bidang media art,” sambungnya.

Terkait alasan mengapa penempatan tugu Landmark tersebut di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Wahyu menerangkan bahwa tempat ini adalah tujuan utama masyarakat Kota Malang.

“Tujuan masyarakat yang ada di Kota Malang ini salah satunya terbanyak adalah di Alun-alun. Dan agar lebih memudahkan mereka untuk foto,”paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa beberapa kota di seluruh dunia juga menempatkan logo kota kreatif di tempat yang sering dijadikan tempat berfoto.

“Oleh karena itu, masyarakat bisa  melihat secara langsung seperti apa logo yang sudah dinobatkan oleh UNESCO kepada Kota Malang di Alun-Alun Kota Malang ini,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *