Siapkan TKA Secara Matang, Guru Kelas 6 SDN Purwantoro 4 Malang Ini Punya Cara Jitu

Malanginspirasi.com –  Siswa kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Purwantoro Kota Malang tengah bersiap menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Guru kelas 6, Rizky Febrianawati Putri, S.Pd menjelaskan bahwa persiapan siswa memerlukan strategi  seimbang antara penguasaan materi, ketahanan mental, dan teknik pengerjaan soal.

Sebagai informasi, siswa kelas 6 di SDN Purwantoro sudah menjalani gladi bersih TKA 2026 pada 11 Maret lalu.

“Strategi pertama yang saya lakukan adalah membedah kisi soal untuk menentukan bobot materi yang paling sering muncul,” paparnya kepada wartawan Malang Inspirasi.

Rizky berkata bahwa semua siswa menjalani pre test tiap awal pembelajaran melalui penggunaan peta pikiran (mind mapping) untuk membantu siswa menghafal rumus atau istilah sulit.

Setiap hari, katanya, para siswa juga terus mendapatkan berbagai soal dari yang sifatnya mudah (Lower Order Thinking Skills) sampai soal yang membutuhkan penalaran tinggi (Higher Order Thinking Skills).

Baca Juga:

Jelang TKA, Ini Persiapan SMPK Cor Jesu Malang Matangkan Kemampuan Siswa Kelas 9

“Guru dapat  mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa secara akurat dengan menggunakan pendekatan berbasis data yang dikombinasikan dengan observasi langsung. Tujuannya adalah agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” imbuhnya.

Wanita yang akrab disapa bu Kiky ini mengatakan bahwa ia sering mengamati cara siswa menjawab soal dimana mereka sering menjawab soal dengan benar tetapi dengan logika yang salah (kebetulan).

“Saya selalu meminta penjelasan siswa bagaimana cara mereka mendapatkan jawaban tersebut.  Untuk matematika, saya melihat langkah-langkah pengerjaan di kertas buram untuk menemukan letak kesalahan prosedur,” lanjutnya.

Tak jarang, guru berhadapan dengan keterbatasan waktu pembelajaran dengan materi yang harus dipahami siswa sebelum ujian.

“Kami menetapkan target agar seluruh materi baru selesai kurang lebih sebulan sebelum ujian mulai tapi berfokus pada materi yang sering muncul saat ujian,” imbuh dia.

Para siswa kelas 6 SD juga mendapatkan jam tambahan diluar jam efektif belajar seperti di Sabtu pagi untuk fokus pada materi dan pembahasan latihan soal menjelang ujian.

“Selain itu, kami juga memberi rangkuman materi, atau tugas membaca materi dan melihat video yang  untuk mempersiapkan diri mengerjakan tugas mandiri atau berkelompok,” katanya.

Dukungan Bagi Siswa

Lebih lanjut, guru yang sudah mengajar di SDN Purwantoro selama kurang lebih 8 tahun ini mengatakan bahwa siswa perlu mendapatkan dukungan penuh, baik dari guru dan juga orang tua.

“Saya sering memberikan reward kecil untuk anak-anak, bisa berupa sticker, ataupun snack meskipun tidak setiap hari diberikan,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa media pembelajaran yang menarik juga sngat berpengaruh supaya siswa tidak bosan.

“Kuis atau game edukasi itu membuat siswa termotivasi dan lebih senang belajar. Dan yang terpenting guru tidak boleh pelit memberikan pujian agar siswa semakin semangat belajar dan termotivasi,” kata Rizky.

Dukungan dalam bentuk lain adalah mendengar masukan siswa tentang metode pembelajaran.

“Guru membuka dialog seperti refleksi dimana siswa memberikan masukan atau menyampaikan mengenai materi mana yang paling membuat mereka kesulitan. Dengan demikian,  guru bisa mencari strategi untuk mengemas materi supaya siswa lebih mudah memahami,” katanya.

Namun demikian, Rizky katakan peran orang tua tak kalah penting.

“Saya memotvasi orang tua agar selalu memberikan dukungan bagi putra putrinya dengan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan,” lanjut dia.

Menurutnya, orang tua juga dapat memberkan dukungan melalui partisipasi siswa dalam  mengikuti tryout di luar sekolah selain yang juga sudah ada di sekolah.

“Harapannya siswa mampu beradaptasi dengan kondisi ujian yang sebenarnya, dan semakin banyak mengenal latihan soal,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *