Konferensi 14th BASIC oleh FSTeM UB Libatkan Pakar Lima Negara, Bidik Riset Berkelas Dunia

Pendidikan2 views

Malanginspirasi.com –  Fakultas Sains, Teknologi/MIPA (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) memperkuat langkah menuju riset berdaya saing global melalui Konferensi internasional 14th Basic and Applied Science International Conference (BASIC) 2026.

Hadirkan akademisi dan pakar dari sejumlah perguruan tinggi serta institusi di lima negara, forum ilmiah yang berlangsung pada 15–16 Oktober 2026 di The Jien Suites Resort & Convention, Malang, Jawa Timur, ini mengangkat tema “Advancing Mathematics, Sciences, and Technology for Resilient and Sustainable Development”.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., mengapresiasi keterlibatan akademisi dan peneliti internasional dalam konferensi BASIC.

Partisipasi pakar dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Jepang, dan Mesir dinilai membuka peluang lebih luas bagi pengembangan jejaring penelitian dan peningkatan kualitas riset di lingkungan UB.

Prof. Widodo menegaskan, universitas berkomitmen memperkuat dukungan sarana dan prasarana penelitian agar sivitas akademika mampu menghasilkan karya ilmiah yang kompetitif di tingkat internasional.

“Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memacu publikasi riset terkemuka, mencetak ilmuwan kelas dunia yang masuk kategori 2 hingga 5 persen peneliti top dunia, bahkan membuka peluang lahirnya peraih penghargaan bergengsi tingkat internasional di masa depan,” tegasnya.

Keterlibatan pakar lintas negara tersebut juga diharapkan memperluas pertukaran gagasan, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta membuka peluang penelitian bersama yang berkelanjutan.

Sejumlah akademisi yang hadir sebagai pembicara utama (keynote speakers) antara lain Assoc. Prof. Ts. Abdul Halim Abdul Latiff dari Universiti Teknologi Petronas, Malaysia; Prof. Sulaiman Wadi Harun dari University of Malaya, Malaysia; serta Assoc. Prof. Chairat Treesubsuntorn dari King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thailand.

Baca Juga:

FSTeM UB Jadi Tuan Rumah 14th BASIC, Integrasi Basic Science hingga Engineering Jadi Kunci Inovasi dan Kemandirian Teknologi

Konferensi ini menjadi wadah pertukaran gagasan, pemaparan hasil penelitian, serta penguatan kolaborasi akademik lintas negara dan disiplin ilmu.

Sejumlah pakar internasional dihadirkan sebagai keynote speakers dan invited speakers untuk berbagi pengetahuan serta perspektif mengenai perkembangan ilmu dasar dan terapan.

Konferensi internasional ini mempertemukan akademisi dan peneliti lintas negara untuk memperkuat keterhubungan antara sains dasar, sains terapan, dan rekayasa teknologi.

BASIC dirancang sebagai ruang kolaborasi ilmiah untuk mendorong riset fundamental agar tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi berkembang menjadi inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Penguatan sains dasar, khususnya bidang kimia dan biologi, dinilai menjadi fondasi penting bagi hilirisasi penelitian dan kemandirian teknologi nasional.

Pembicara utama lainnya adalah Assoc. Prof. Wan Mohd Nuzul Hakimi bin W Salleh dari Sultan Idris Education University, Malaysia; Danang Teguh Qoyyimi, Ph.D., dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia; serta Assist. Prof. Kento Kasahara dari Osaka University, Jepang.

Sementara itu, sesi pembicara undangan (invited speakers) menghadirkan Dr. Syazreen Niza Shair dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia; Dr. Siti Maimunah dari Kementerian Perhubungan, Indonesia; dan Dr. Muhammad Yusuf dari Universitas Brawijaya, Indonesia.

Kehadiran para pakar tersebut memperkaya perspektif lintas disiplin sekaligus memperkuat posisi konferensi sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan pengembangan jejaring riset internasional.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *