Gebyar Anak Berbakat Jadi Wadah Salurkan Bakat Pemuda di Kota Malang

Malanginspirasi.com – Pemkot Malang bersama Torilla Management sukses menggelar ajang Gebyar Anak Berbakat Piala Disporapar Kota Malang di Malang Creative Center (MCC), Minggu (28/12/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak anak dan remaja untuk menampilkan bakat terbaik mereka dalam berbagai bidang seni dan kreativitas.

Tiga kategori lomba yang dipertandingkan dalam acara ini meliputi tari, menyanyi, dan modelling, dengan pembagian usia 6-10 tahun serta 11-16 tahun.

Wadah Pengembangan Potensi
Gebyar Anak Berbakat Jadi Wadah Salurkan Bakat Anak Anak Muda di Kota Malang
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat memberikan sambutan. (Riznima Azizah Noer)

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Gebyar Anak Berbakat merupakan wadah yang sangat positif bagi pengembangan potensi anak anak di Kota Malang.

“Tentunya ini merupakan satu wadah yang baik, yang dikelola dengan baik juga oleh Torilla Management. Ini adalah ajang seleksi bakat dan potensi talenta talenta muda yang dimiliki oleh Kota Malang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa potensi anak anak perlu dibangun melalui proses yang tepat.

“Untuk sesuatu yang baik harus kita bentuk dengan pembinaan, pengawasan, dan arahan yang baik. Karena proses yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula,” tambahnya.

Wahyu juga menekankan pentingnya pembinaan sejak dini agar anak anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi.

Gebyar Anak Berbakat Jadi Wadah Salurkan Bakat Anak Anak Muda di Kota Malang
Hany Sahara sebagai Founder Torilla Management saat memberikan sambutan. (Riznima Azizah Noer)

Sementara itu, Founder Torilla Management, Hany Sahara, menjelaskan bahwa lomba ini dibagi berdasarkan kategori usia dan jenjang pendidikan.

“Tahun ini kami mengembangkan kategorinya. Ada SD, SMP, hingga SMA, dengan tiga jenis lomba yakni tari, menyanyi, dan modelling,” jelasnya.

Hany mengatakan bahwa tujuan utama acara ini bukan bersifat komersial, melainkan sebagai ajang penjaringan dan pengembangan bakat.

“Kami ingin menjaring talent talent yang memang berbakat dan bisa diarahkan. Dengan dukungan Disporapar, peserta juga mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk daftar sekolah,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar tidak merasa cepat puas setelah acara perlombaan ini.

“Untuk para pemenang, jangan berhenti di sini. Di luar sana masih banyak yang lebih baik. Sedangkan untuk yang belum menang, bukan berarti tidak bagus. Semua peserta luar biasa,” ungkapnya.

Antusiasme Peserta

Bahkan, peserta tidak hanya berasal dari Kota Malang, tetapi juga dari Trenggalek, Surabaya, dan Kediri.

Gebyar Anak Berbakat Jadi Wadah Salurkan Bakat Anak Anak Muda di Kota Malang
Adella Askhana Dewi Equilla saat tampil Lomba Modelling di Gebyar Anak Berbakat. (Riznima Azizah Noer)

Salah satu peserta lomba modelling, Adella Askhana Dewi Equilla, siswi kelas 5 SDN 7 Sumber Pucung, mengaku senang bisa mengikuti ajang ini.

“Aku benar benar senang bisa berkesempatan untuk mengikuti lomba modelling ini. Dari lomba ini aku bisa menambah pengalaman sebagai model sekaligus nambah teman baru,” katanya.

Ia juga menceritakan bahwa persiapan dilakukan selama tiga hari, mulai dari latihan pose hingga pemilihan busana.

“Aku udah latihan dari 3 hari lalu untuk mempersiapkan lomba ini mulai dari latihan pose, gerak gerik, mimik wajah, sampai busana” tutur Adella

Melalui acara Gebyar Anak Berbakat Pemkot Malang bersama Torilla Management berharap dapat terus menghadirkan ruang yang positif bagi anak anak dan remaja untuk menyalurkan minat serta bakatnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *