Malanginspirasi.com – Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu) diguyur hujan dengan intensitas bervariasi sepanjang Minggu (15/3/2026).
Menurut prakiraan BMKG, cuaca mendung hingga hujan ringan hingga lebat diprediksi masih mendominasi. Namun wilayah ini mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Hujan ringan atau gerimis sudah terlihat sejak di beberapa wilayah pagi tadi. Siang hingga sore, potensi hujan sedang hingga lebat meningkat di sebagian kecamatan, terutama disertai petir dan angin kencang sesaat.
Malam hari cuaca cenderung berawan dengan hujan ringan yang masih mungkin terjadi.
Suhu udara hari ini berkisar 19–28 °C, lebih dingin di dataran tinggi Batu. Kelembaban udara sangat tinggi mencapai 70–97 %, membuat suasana terasa lembap dan gerah meski suhu tidak terlalu panas.
Hujan lebat berpotensi menyebabkan genangan air di jalan rendah, licinnya jalan, dan risiko longsor ringan di lereng perbukitan. Bagi petani dan wisatawan, hari ini jadi pengingat untuk tetap waspada. Di sisi lain, hujan ini masih membantu mengisi cadangan air tanah sebelum memasuki musim kemarau.
Pancaroba
BMKG memprediksi musim hujan di Jawa Timur berakhir pada akhir Maret 2026. Bulan ini masih termasuk akhir musim hujan, tapi mulai April hingga Mei wilayah Malang Raya akan memasuki masa transisi (pancaroba) yang ditandai cuaca lebih fluktuatif.
Kemarau penuh diperkirakan mulai Mei 2026 dan diprediksi lebih kering serta lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya.








