Bupati Malang Dampingi Menteri LH Tinjau Lokasi PSEL Pakis

Malanginspirasi.com – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. mendampingi Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (29 Maret 2026) siang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung lokasi rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diproyeksikan menjadi solusi strategis penanganan sampah di Malang Raya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa pembangunan PSEL Pakis diharapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah modern yang terintegrasi dan ramah lingkungan. Ia menekankan pentingnya penerapan teknologi yang tidak menimbulkan pencemaran baru bagi masyarakat sekitar.

“Kabupaten Malang memiliki urgensi tinggi dalam pengelolaan sampah. PSEL Pakis ini bukan sekadar tempat pemrosesan, tetapi merupakan upaya mengubah sampah menjadi sumber energi terbarukan. Pemerintah pusat akan memastikan regulasi serta dukungan berjalan selaras dengan kesiapan pemerintah daerah,” ungkap Menteri Hanif.

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurutnya, kehadiran PSEL menjadi langkah konkret menjawab tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Malang dan Malang Raya secara keseluruhan.

“Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen penuh untuk mendukung percepatan pembangunan PSEL ini. Baik dari sisi penyediaan lahan, kesiapan regulasi, maupun sinergi lintas perangkat daerah. Kami berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata. Tidak hanya dalam pengurangan volume sampah, tetapi juga dalam penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan,” tegas Bupati Sanusi.

Lebih lanjut, Sanusi menekankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dengan kelestarian lingkungan serta kenyamanan warga sekitar.

“Kami memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan akan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial secara menyeluruh, termasuk melalui kajian AMDAL yang komprehensif. Partisipasi dan dukungan masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan proyek ini,” imbuhnya.

Baca Juga:

Transisi Penggunaan Energi Jadi Salah Satu Bahasan Dalam Sosialisasi Program SGC 2026 UB Malang

Tanah Kas Desa Bunut Wetan

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, menjelaskan bahwa lahan awal seluas 4,4 hektare telah disiapkan di lokasi Tanah Kas Desa (TKD) Bunut Wetan. Lahan tersebut berpotensi dikembangkan hingga 6 hektare dan saat ini tengah diproses mekanisme tukar guling agar dapat segera dimanfaatkan.

Pemilihan lokasi di Kecamatan Pakis didasarkan pada posisi strategisnya yang mampu menjangkau volume sampah dari berbagai wilayah padat penduduk di Malang Raya.

Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang kini semakin terbatas sekaligus mendukung kemandirian energi daerah.

Kunjungan tersebut juga diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Malang beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah, Camat Pakis, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pakis. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen sinergi lintas sektor untuk mempercepat realisasi proyek sesuai target yang telah ditetapkan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *