Malanginspirasi.com – Stasiun Malang menjadi salah satu titik tersibuk di wilayah Daop 8 Surabaya pada Sabtu (28/3/2026). Sebanyak 7.304 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Malang sepanjang hari ini, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan, sebagai bagian dari arus balik Lebaran yang masih berlangsung.
Menurut data sementara KAI Daop 8 Surabaya pukul 10.00 WIB, volume penumpang di Stasiun Malang menduduki peringkat ketiga terbesar setelah Stasiun Surabaya Gubeng (13.998 penumpang) dan Stasiun Surabaya Pasar Turi (13.580 penumpang). Angka ini masih berpotensi bertambah hingga akhir operasional malam nanti.
Secara keseluruhan, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan melayani sekitar 50.110 penumpang pada hari ini. Jumlah tersebut terdiri dari penumpang datang dan berangkat yang mayoritas kembali ke kota asal untuk beraktivitas kerja dan kuliah pasca-Lebaran.
Kumulatif sejak awal periode Angkutan Lebaran (11–28 Maret 2026), Daop 8 telah melayani 846.912 penumpang, dengan rincian 432.546 penumpang berangkat dan 414.366 penumpang datang. Penjualan tiket jarak jauh hingga hari ini mencapai 87 persen dari kapasitas yang disediakan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan arus balik masih cukup tinggi meski puncak telah terjadi pada 24 Maret lalu. “Masyarakat diminta datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari keterlambatan,” ujarnya.
Masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung hingga 1 April 2026. KAI masih menyediakan tiket promo diskon 30 persen untuk kereta ekonomi komersial. Selain itu juga ada program “Tabur Berkah Hari Raya” untuk mengakomodasi penumpang arus balik.
Pergerakan penumpang diprediksi akan mulai menurun bertahap setelah 30 Maret 2026.







