Malanginspirasi.com – Lomba Mural yang digelar Polresta Malang Kota pada Senin (25/5/2026) mendapatkan antusiasme puluhan peserta dari berbagai wilayah di Malang Raya.
Acara yang berlangsung di Malang Creative Center tersebut mengambil tema ‘Suara Kita’ dimana peserta lomba mural bebas mengekspresikan diri melalui karya seni.
Dalam sambutan pembukanya, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan bahwa acara dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengungkapkan berbagai ekspresi.
“Peserta dapat melukis sesuai tema dan bebas berekspresi. Bahkan juga boleh memberikan kritikan kepada Kapolresta lewat lukisan,” katanya dalam sambutan.

Ia mengatakan bahwa acara ini terselenggara sebagai ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus menjadi wujud kolaborasi dan ruang kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.
Baca Juga:
Diskusi dengan Mahasiswa UWG, Kapolresta Malang Kota Ajak Lawan Miras, Narkoba, dan Penipuan Online
Sementara itu, ketua panitia lomba, Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rakhmad Aji Prabowo SIK, Msi mengatakan bahwa lomba ini sebagai salah satu rangkaian dari Bulan Bhakti Bhayangkara.
“Sebagai rangkaian dari Bulan Bhakti Bhayangkara, Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki berbagai kegiatan-kegiatan yang tentunya terkait dengan sosial kesenian.
“Sehingga kita lebih dekat seluruh elemen masyarakat,” begitu dalam sambutannya.

Ia melanjutkan bahwa salah satu rangkaian kegiatan Bulan Bakti Bayangkalan adalah adalah kegiatan Lomba Mural yang diadakan Polresta Malang Kota.
“Di samping itu juga lomba mulai ini sebagai sarana untuk menyampaikan baik itu pesan, harapan ataupun kritik yang membangun,” lanjutnya dalam sambutan pembuka.
Lebih lanjut, AKP Rakhmad mengatakan bahwa kegiatan berwujud kreativitas ini dapat menumbuhkan energi positif untuk membangun kota Malang.
“Sehingga Kota Malang menjadi lebih aman, harmonis, dan penuh semangat Kebhinekaan,” pungkasnya.

Dalam lomba tersebut, peserta menuangkan berbagai ide seni, mulai dari menggambar wajah Kapolresta Malang Kota, melukis ikon Kota Malang yakni Alun-Alun Tugu, kemudian juga kebersamaan polisi bersama anak-anak.
Bahkan, salah satu peserta juga memiliki ide kreatif dalam mengekspresikan kondisi Kota Malang terkini yang sangat panas dan kering.
Lomba Mural ini diikuti oleh 47 peserta yang sudah mulai mendaftar dan menyerahkan desain sejak tanggal 11 hingga 18 Mei 2026.
Seleksi peserta dimulai sejak 19 hingga 20 Mei dan peserta terpilih ditentukan pada 22 Mei 2026.
Peserta mendapatkan waktu empat jam untuk menyelesaikan karyanya, dimulai pukul 10:00 hingga pukul 14:00.
Setelah itu, peserta lomba dapat melaksanakan ishoma (istirahat, sholat, makan) dimana dewan juri melaksanakan
penilaian terhadap karya peserta sebelum mengumumkan pemenang Lomba Mural tersebut.







