Bermodalkan Latihan Sehari, Jihan Farah Raih Juara 1 Lomba Menyanyi Super Smart Competition 2025

Malanginspirasi.com – Bakat dan kerja keras kembali membuahkan hasil membanggakan. Jihan Farah, siswi SMA Brawijaya Smart School, berhasil meraih Juara 1 Lomba Menyanyi Super Smart Competition 2025 untuk umum.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa persiapan singkat bukan penghalang untuk tampil maksimal di atas panggung.

Persiapan Singkat

Jihan mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas kemenangan yang diraihnya. Ia bahkan menyebut bahwa persiapannya terbilang sangat singkat.

“Alhamdulillah banget, kak. Jujur latihanku cuma malam doang, sehari doang. Karena sebelumnya aku baru tampil di acara sekolah, PestaNada, jadi capek banget,” ujar Jihan usai menerima penghargaan.

Dengan kondisi tubuh yang lelah, Jihan hanya sempat melakukan latihan pada malam hari sebelum lomba.

Pada pagi harinya, ia hanya melakukan pemanasan ringan dan olahraga singkat sebelum langsung menuju lokasi lomba.

“Persiapannya benar-benar mengandalkan latihan semalam itu saja. Alhamdulillah hasilnya memuaskan dan bisa juara 1,” katanya pada Selasa (16/12/2025).

Bermodalkan Latihan Sehari, Jihan Farah Raih Juara 1 Lomba Menyanyi Super Smart Competition 2025
Pemberian penghargaan sebagai juara 1 oleh UNIKAMA terhadap Jihan Farah. (Riznima Azizah Noer)

Tak hanya soal prestasi, Jihan juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Super Smart Competition 2025. Menurutnya, acara ini dikemas dengan sangat rapi dan profesional.

Eventnya keren banget. Timnya solid, panitianya ramah, dan yang paling penting acaranya on time. Itu penting banget karena kasihan peserta lain kalau molor,” tuturnya di Matos.

Kecintaan Jihan pada dunia menyanyi sudah tumbuh sejak usia dini. Ia mulai menyukai kegiatan bernyanyi sejak kecil, lalu secara serius mengikuti les vokal sejak kelas 7 SMP.

Meski di awal sering mengalami kekalahan, hal tersebut tidak membuatnya patah semangat. Justru, setiap lomba dijadikannya sebagai bahan evaluasi diri.

“Setiap lomba aku selalu catat kekuranganku. Juri biasanya kasih masukan, itu aku jadikan catatan. Jadi kalau lomba lagi, aku tahu harus memperbaiki bagian mana,” jelasnya.

Bahkan, dari rekaman penampilan yang diambil ibunya, Jihan kembali melakukan evaluasi untuk penampilan berikutnya.

Pengalaman Bernyanyi

Pengalaman menyanyi di berbagai kota besar juga menjadi bagian berharga dalam perjalanan Jihan.

Ia pernah tampil di Jakarta dan Bandung sebagai finalis dan duta pelajar, termasuk tampil di hadapan Menteri Pendidikan.

Selain itu, Jihan juga kerap mengisi acara bernyanyi di kafe untuk menambah jam terbang dan memahami karakter penonton.

Menurut Jihan, tantangan terbesar dalam lomba menyanyi adalah pemilihan lagu dengan nada tinggi serta rasa gugup saat tampil di panggung besar.

Namun, ia memilih menjadikan rasa takut sebagai motivasi.

Baca Juga:

HMPS PGSD UNIKAMA Gelar Lomba Nyanyi Terbuka untuk Umum

“Kalau kita insecure terus, kita nggak akan maju. Jadi aku jadikan itu dorongan buat latihan lebih keras. Tapi untuk mengatasi itu aku biasanya ngobrol dengan peserta lain biar lebih rileks” ujarnya.

Baginya, bernyanyi bukan hanya soal menang, tetapi tentang menghibur orang lain.

“Aku senang kalau bisa bikin orang ikut nyanyi dan happy,” katanya.

Untuk kedepannya, Jihan berharap dapat terus kuat menghadapi kerasnya kehidupan, membawa namanya terbang lebih jauh, bahkan hingga ke luar negeri dan membanggakan orang tuanya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *