Trio Agus: Kemandirian Fiskal Kunci Sukses RPJMD Kota Malang 2025-2029

Dorong PAD Kota Malang Capai Rp1,5 Triliun

Malanginspirasi.com – Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, menekankan pentingnya perencanaan fiskal yang ambisius namun realistis untuk menopang pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang 2025–2029. Penegasan ini disampaikannya usai pengesahan RPJMD dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD, Kamis (10/7/2025)..

Trio Agus menjelaskan bahwa target pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kota Malang, termasuk visi besar Kota Malang “Mbois Berkelas,” hanya akan terwujud jika didukung oleh kekuatan fiskal yang memadai dan mandiri.

“Pemerintah harus bisa mencapai anggaran APBD minimal Rp3-4 triliun sampai dengan akhir kepengurusan. Termasuk bagaimana agar pemerintah juga nantinya bisa memiliki kemampuan untuk kemandirian keuangan daerah,” jelasnya.

Ia berharap PAD mampu menopang 50 persen kebutuhan belanja tersebut.

Dorong Kemandirian Fiskal dan Kurangi Ketergantungan pada Dana Pusat

Menurut politisi PKS ini, kemandirian keuangan daerah adalah keniscayaan yang harus dibangun. Ia mendorong agar pemerintah mampu mengembangkan potensi lokal sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak stagnan.

Trio Agus mengatakan apabila APBD-nya Rp3 triliun berarti PAD harus bisa mencapai Rp1,5 triliun sampai akhir periode.

“Itu terkait dengan kemampuan keuangan daerah untuk menopang kegiatannya,” tambahnya.

Dirinya juga menekankan perlunya keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan berbagai isu perkotaan seperti banjir, kemacetan, pengelolaan sampah, dan sistem transportasi massal.

“Nantinya itu bisa semakin membuat kota Malang berkelas. Dan termasuk dalam jajaran kota yang maju, metropolitan di Indonesia,” ucapnya.

Trio Agus turut mengapresiasi penyusunan RPJMD yang sudah menyesuaikan visi misi kepala daerah terpilih. Namun, ia menekankan bahwa semangat dalam tagline “Mbois Berkelas” harus selaras dengan kekuatan anggaran agar tidak menjadi retorika semata.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *