Wakil Ketua DPRD Kota Malang Himbau Kriminalitas hingga Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

Malanginspirasi.com – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota Malang himbau masyarakat untuk tingkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan.

Lonjakan pergerakan warga dan wisatawan dinilai berpotensi memicu berbagai kerawanan, mulai dari kriminalitas hingga bencana akibat cuaca ekstrem.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, saat dimintai keterangan pada Minggu (14/12/2025).

Antisipasi Libur Nataru

Ia menegaskan, momen libur panjang seperti Nataru perlu diantisipasi secara matang oleh seluruh jajaran pemerintah bersama pihak pihak yang terkait.

Menurut Trio, salah satu perhatian utama adalah meningkatnya potensi tindak kriminal, terutama pencurian.

Pasalnya, banyak warga yang meninggalkan rumah untuk berlibur ke luar kota, sehingga membuka peluang terjadinya gangguan keamanan.

“Kerawanan kriminalitas harus menjadi perhatian bersama. Ketika banyak rumah ditinggal penghuninya, potensi pencurian tentu meningkat. Ini perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, meningkatnya jumlah pendatang dan wisatawan ke Kota Malang juga berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas.

Trio menilai, kondisi tersebut perlu disikapi dengan perencanaan dan rekayasa lalu lintas yang baik agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Ingatkan Kriminalitas hingga Cuaca Ekstrem Jelang Nataru
Kemacetan yang akan terjadi menjelang Nataru. (Pixabay/CreativaImages)
Sinergi Pemerintah

Tak hanya soal keamanan dan lalu lintas, Trio juga menekankan pentingnya pengamanan Nataru dilakukan secara terstruktur.

Ia menilai, pengamanan tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Perlu sinergi yang kuat antara pemerintah kota dengan seluruh stakeholder. Mulai dari BPBD, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga kepolisian,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran masyarakat dan relawan juga sangat penting.

Rumah sakit dan fasilitas kesehatan pun diminta untuk bersiaga, guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kebutuhan layanan selama masa liburan.

Di sisi lain, Trio juga mengingatkan ancaman cuaca ekstrem yang kerap terjadi menjelang akhir tahun.

Hujan deras disertai angin kencang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan pohon tumbang.

Untuk itu, langkah penanggulangan risiko dinilai sangat penting. Salah satunya dengan melakukan pemangkasan pohon di lokasi lokasi yang rawan tumbang, demi mencegah jatuhnya korban jiwa.

Baca Juga:

Jelang Nataru Pemkot Malang Perkuat Kesiapsiagaan Melalui Forum KOPI SENJA

“Pemerintah kota harus sigap mengantisipasi ancaman cuaca. Lokasi lokasi yang berisiko perlu segera ditangani, termasuk dengan pemotongan pohon yang membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Trio juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menyiapkan posko siaga di sejumlah titik. Ia berharap kesiapsiagaan tersebut benar benar dimaksimalkan selama periode Nataru.

Sebagai penutup, Trio Agus mengimbau masyarakat untuk turut meningkatkan kewaspadaan.

Baik saat bepergian maupun saat meninggalkan rumah, warga diminta memastikan keamanan lingkungan.

Serta memantau informasi prakiraan cuaca agar terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *