Cabor Taekwondo Kota Malang Targetkan 12 Medali di Porprov Jatim

Malanginspirasi.com – Cabang olahraga (cabor) Taekwondo dari kontingen Kota Malang menetapkan target yang tinggi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Meskipun pertandingan akan berlangsung di Kepanjen, Kabupaten Malang, para atlet dari Kota Malang tetap optimistis bisa meraih total 12 medali.

Ketua Taekwondo Kota Malang, Thomas Tri Budi Dharma, menjelaskan bahwa target medali tersebut terdiri dari empat emas, empat perak, dan empat perunggu. Pertandingan Taekwondo dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 20 Juni 2025 di GOR Kanjuruhan.

“Kita akan turunkan 22 atlet yang akan bertanding di tiga kategori, yaitu Kyorugi (bertarung), Poomsae (seni), dan freestyle (gerakan bebas),” jelas Thomas.

Ia menyebutkan bahwa para atlet telah menjalani latihan intensif sejak Januari 2025. Metode latihan yang diterapkan meliputi latihan kedisiplinan, latihan umum, latihan khusus, hingga pra kompetisi.

“Kita menerapkan latihan yang menonjolkan dedikasi, sering juga melakukan try out untuk menaikkan kepercayaan diri atlet,” ungkapnya.

Dalam upaya memaksimalkan persiapan, cabor Taekwondo Kota Malang juga memanfaatkan teknologi berupa rompi dan helm berstandar turnamen yang dilengkapi sensor untuk menghitung nilai serangan.

“Pas simulasi tanding kita pakai rompi dan helm yang ada sensornya, sekalian membiasakan atlet mengetahui letak sensornya,” tambah Thomas.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa seluruh atlet dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Dukungan Langsung Wali Kota Wahyu Hidayat

Dukungan juga datang langsung dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Saat mengunjungi sesi latihan atlet Taekwondo pada Sabtu (31/05/2025) petang. Wali Kota Malang menyampaikan keyakinannya bahwa cabor Taekwondo dapat tampil maksimal dan membawa pulang medali.

Wali Kota Malang melakukan doa bersama dengan para atlet Taekwondo Kota Malang yang akan bertanding di Porprov Jatim 2025. (Dafa)

Meskipun venue pertandingan berada di luar wilayah Kota Malang, Wahyu tetap berupaya menghadirkan dukungan penuh.

“Saya sudah meminta ke Pak Sekretaris Daerah (Sekda) untuk mengirim suporter. Adanya suporter akan menambah semangat, doanya juga semakin banyak,” ujarnya.

Soal bonus bagi para atlet, Wahyu yang akrab disapa Pak Mbois belum mengungkapkan nominalnya, namun ia menjamin jumlahnya akan lebih besar dibandingkan dengan Porprov sebelumnya.

“Nominalnya belum bisa mengungkapkan, yang pasti lebih banyak dari Kota lain yang ikut Porprov tahun ini,” tegasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *