Malanginspirasi.com – Manchester United resmi umumkan tak lagi perpanjang kontrak gelandang Casemiro akhir musim ini.
Pemain berusia 33 tahun itu bergabung dari Real Madrid dengan harga £70 juta atau sekitar Rp 1.5 triliun pada tahun 2022.
Ia tampil untuk MU sebanyak 146 kali dan cetak gol pembuka dalam kemenangan final Piala Carabao 2023 melawan Newcastle.
Saat itu Manchester United finis di posisi ketiga Liga Primer pada musim pertamanya.
Namun tahun lalu pemilik baru Sir Jim Ratcliffe katakan beberapa pemain tidak cukup bagus dan terlalu mahal.
Pemain internasional Brasil itu mengatakan: “Saya akan selalu membawa Manchester United dalam hidup saya.
Ia katakan bukan saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal.
“Masih banyak kenangan yang tercipta selama empat bulan ke depan. Kita masih memiliki banyak hal untuk diperjuangkan bersama.” imbuh dia.
Menurutnya ia akan fokus penuh seperti biasa.
“Saya tetap memberikan segalanya untuk membantu klub meraih kesuksesan.”
Ada kepastian eksternal mengenai apakah klub akan mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak satu tahun tambahan dalam kontrak Casemiro.
Tapi secara internal tidak ada ketidakpastian sama sekali.
Sir Jim Ratcliffe secara publik dan pribadi telah menyoroti gaji fantastis sebesar £375.000 per minggu yang dibayarkan kepada pemain Brasil itu.
Performa Casemiro Tak Sebanding Harga Transfer
Casemiro baru datang ke United pada tahun 2022 karena klub gagal mendapatkan pilihan utama Erik ten Hag untuk peran gelandang tengah.
United gagal mendapatkan Frenkie de Jong dan Declan Rice.
Dan setelah memulai musim dengan kekalahan beruntun dari Brighton dan Brentford, MU menyelesaikan kesepakatan dengan Real Madrid untuk Casemiro.
Kenyataannya adalah pemain Brasil itu tidak akan pindah kecuali United menyamai gajinya dan memberinya kontrak empat tahun.
Saat itu Ten Hag bersikeras bahwa mereka tidak dapat menjalani sebagian besar musim tanpa pemain berkaliber tinggi.
Sikap itu awalnya dibenarkan karena penampilan Casemiro di musim pertama cukup bagus saat United finis di posisi ketiga dan mencapai final Piala FA.
Masalah muncul di musim kedua. Performa Casemiro menurun dan biaya untuk membawanya ke klub mulai terlihat menurun.







