Malanginspirasi.com – Xabi Alonso kembali menjadi sorotan. Hanya sebulan setelah dipecat dari jabatan manajer Real Madrid, nama Alonso langsung dikaitkan dengan beberapa klub elite Eropa, utamanya Premier League.
Alonso dilaporkan menolak tawaran Olympique Marseille, klub Ligue 1 Prancis yang baru saja berpisah dengan pelatih Roberto De Zerbi.
Menurut laporan dari RMC Sport, Alonso langsung menolak karena menganggap Marseille “terlalu chaotic” atau berantakan, dengan masalah internal seperti perselisihan di ruang ganti dan ketidakstabilan manajemen.
Marseille kemudian memilih Habib Beye sebagai pengganti. Tapi penolakan Alonso ini justru memperkuat spekulasi bahwa ia sedang menunggu tawaran dari klub yang lebih stabil dan bergengsi. Ini menunjukkan pendekatan hati-hati Alonso. Ia lebih suka proyek jangka panjang daripada terjun ke situasi yang berisiko tinggi, seperti yang dialaminya di Real Madrid.
Sejumlah klub besar yang dikaitkan dengan pelatih berusia 44 tahun itu di antaranya adalah Liverpool, Manchester City, Bayern Munich, dan bahkan Manchester United.
Baca Juga:
Bursa Pelatih Baru Tottenham Hotspur, dari Pochettino Hingga Amorim
Rumor Kuat ke Anfield
Di antara semua rumor, yang paling santer adalah kemungkinan Alonso kembali ke Liverpool, klub di mana ia menjadi pahlawan saat memenangkan Liga Champions 2005 (dikenal sebagai “Miracle of Istanbul”). Di final, The Reds yang sempat tertinggal 0-3, secara dramatis menaklukkan AC Milan lewat adu penalti setelah memaksakan hasil imbang 3-3 di waktu normal.
Peluang kembali ke Anfield terbuka lebar mengingat saat ini pelatih Liverpool, Arne Slot sedang menghadapi tekanan menyusul performa tak stabil tim pasca juara di musim sebelumnya.
Posisi Slot memang belum benar-benar terancam. Hanya saja laporan dari berbagai media seperti Goal dan Football Espana menyebut Alonso sebagai “pilihan utama” jika ada perubahan.
Suksesor Pep Guardiola?
Rumor lain yang tak kalah menarik adalah kemungkinan Alonso menggantikan Pep Guardiola di Manchester City. Alonso pernah bermain di bawah Guardiola di Bayern Munich (2014-2017), sehingga ada hubungan emosional di antara keduanya.
Kontrak Guardiola sendiri berakhir pada 2027, tapi jika Pep pergi lebih awal, Alonso disebut sebagai pengganti alami. Gaya permainan Alonso yang berbasis penguasaan bola mirip dengan tiki-taka City, membuatnya cocok melanjutkan gaya Guardiola di Manchester City.
Opsi Lain, Bayern Munich atau Manchester United
Tidak hanya Premier League, Alonso juga dikaitkan dengan Bayern Munich, klub di mana dia pernah bermain dan meraih sukses. Sesepuh Bayern seperti Uli Hoeneß pernah memuji Alonso sebagai pelatih ideal untuk klub besar. Bayern sedang mencari stabilitas pasca-era Thomas Tuchel, dan kembalinya Alonso bisa seperti “pulang kampung”.
Sementara itu, Manchester United disebut-sebut sebagai alternatif untuk menggantikan pelatih caretaker Michael Carrick. Namun rivalitas sengit MU dengan Liverpool bisa jadi faktor penghalang Xabi Alonso merapat ke Old Trafford.







