‘Ghost in the Cell’: Joko Anwar Garap Komedi Horor Teror Hantu di Penjara

Malanginspirasi.com – Sutradara Joko Anwar kembali dengan karya terbarunya ‘Ghost in the Cell’ (Hantu Dalam Sel). Film horor komedi ini baru saja merilis teaser trailer dan poster resmi pada awal Desember 2025. Diproduksi oleh Come and See Pictures bekerja sama dengan Rapi Films dan Barunson E&A (Korea Selatan), film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 2026.

Berlatar di sebuah penjara terkenal kejam bernama Labuan Angsana, ‘Ghost in the Cell’ mengisahkan rivalitas sengit antargeng narapidana serta penjaga korup yang saling bermusuhan.

Situasi sudah mencekam dengan konflik internal sehari-hari. Namun menjadi kacau total saat kekuatan gaib tak kasat mata mulai membantai para tahanan secara brutal satu per satu.

Terpaksa mengesampingkan dendam, geng rival dan penjaga korup harus bekerja sama untuk bertahan hidup dari teror hantu yang tak terlihat itu.

Ide cerita muncul dari pengalaman Joko Anwar menggarap film horor sebelumnya seperti ‘Pengabdi Setan’. Di mana karakter masih bisa kabur dari lokasi angker.

“Saya kepikiran, bagaimana kalau ada hantu di tempat yang benar-benar tak bisa kabur, seperti penjara,” ujarnya dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

‘Agak Laen: Menyala Pantiku!’ Resmi Tembus 2 Juta Penonton dalam Lima Hari

‘Pesugihan Sate Gagak’, Film Horor Komedi Absurd Sentil Fenomena Ingin Kaya Instan

Yang paling menarik dari ‘Ghost in the Cell’ adalah perpaduan dua genre kontras yang jarang dieksplor di perfilman Indonesia. Horor mencekam ala Joko Anwar dan komedi situasional yang cerdas.

Kembali Garap Film Komedi

Film ini menjadi comeback Joko Anwar ke genre komedi setelah 20 tahun sejak ‘Janji Joni’ (2005) dan ‘Quickie Express’ (2007), sekaligus menggabungkan elemen seram dari ‘Pengabdi Setan’.

Teaser trailer yang dinarasikan dua aktor cilik dengan gaya jenaka langsung viral. Mereka berhasil menyampaikan kekacauan, kelucuan, sekaligus kengerian di balik jeruji. Apalagi dibumbui peringatan lucu: “anak kecil belum bisa menonton film ini”.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Joko Anwar (@jokoanwar)


Film ini dibintangi deretan aktor ternama. Abimana Aryasatya (pemeran Gundala), Bront Palarae (Malaysia), Lukman Sardi, Tora Sudiro, Rio Dewanto, Aming, Morgan Oey, Endy Arfian, Kiki Narendra, hingga talenta baru Magistus Miftah.

Kehadiran aktor lintas generasi dan negara ini diharapkan membawa dinamika segar. Terutama dalam penggarapan film komedi berlatar penjara.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *