Malanginspirasi.com – Band rock Inggris Deep Purple bertemu dengan penggemar berat mereka sejak lama di Tokyo, yang kebetulan adalah perdana menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi.
“Anda adalah dewa saya,” kata Sanae Takaichi, seorang penggemar hard rock, kepada drummer band tersebut, Ian Paice.
PM Jepang itu tersenyum lebar saat menyerahkan sepasang stik drum buatan Jepang yang telah ditandatangani.
Sebagai seorang drummer yang antusias, Takaichi pernah bermain di band tribute Deep Purple saat masih kecil setelah menjadi penggemar di sekolah dasar.
“Saat ini, ketika saya bertengkar dengan suami saya, saya bermain drum mengikuti lagu Burn dan mengutuknya,” canda pemimpin konservatif berusia 65 tahun itu kepada para musisi di kantornya di Tokyo, pada Jumat kemarin.
Tur ‘Nostalgia’ di Jepang
Band tersebut bertemu dengan Takaichi saat mereka kembali untuk tur di seluruh negeri tempat mereka merekam album live tahun 1972, Made in Japan.
Hingga kini, album tersebut yang dianggap salah satu album rock terbaik yang pernah direkam.
“Saya tidak percaya Deep Purple ada di sini,” kata Takaichi, sambil tersenyum saat menyapa para musisi.
“Saya sangat menghormati cara Anda terus membuat sejarah rock sambil merangkul tantangan baru dan menciptakan musik yang memikat hingga hari ini,” katanya melalui seorang penerjemah.
Perdana menteri mengatakan dia berharap tur tersebut akan membuat penggemar di seluruh Jepang bersemangat dan gembira.
Harapannya, kunjungan tersebut mempromosikan pertukaran budaya antara Inggris dan Jepang.
Baca Juga:
Deep Purple Umumkan Tur Amerika Utara Musim Panas 2026 Bersama Kansas
Sementara itu, Paice mengatakan selalu menyenangkan mengunjungi Jepang dan menyebut pertemuan itu sebagai “bonus tambahan”.
Band tersebut mengunjungi penggemar terkenal mereka sebelum penampilan terjadwal mereka di arena Nippon Budokan Tokyo pada hari Sabtu.
“Sebagai penggemar seumur hidup musik hard rock dan heavy metal, Takaichi sering menyebut Deep Purple sebagai salah satu band favoritnya, begitu unggahan band tersebut di Instagram.
“Dia bahkan memberi tahu grup tersebut bahwa dia membeli album Machine Head mereka saat masih sekolah dasar.”
Dibentuk di Inggris pada tahun 1968, Deep Purple dikenal sebagai salah satu “trinitas tak suci” band heavy metal Inggris, bersama Black Sabbath dan Led Zeppelin.
Mungkin hit mereka yang paling terkenal ‘Smoke on the Water’ terdapat dalam album Machine Head tahun 1971 mereka.
Takaichi memainkan keyboard di band tribute Deep Purple sebelum mulai bermain drum saat kuliah.
Setelah itu dia dikenal membawa beberapa set stik drum karena kecenderungannya untuk mematahkannya selama pertunjukan yang intens.







