Malanginspirasi.com – Chef Im Sung Geun, bintang yang tengah naik daun berkat kompetisi memasak Netflix Culinary Class Wars 2, kini tengah menghadapi guncangan karier yang serius.
Pria yang dikenal dengan kepribadian jenakanya ini baru saja mengakui masa lalu kelamnya terkait pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk atau Driving Under the Influence (DUI).
Melalui kanal YouTube pribadinya, Imjjang TV, pada 18/01 lalu, Im Sung Geun secara terbuka membeberkan bahwa dirinya telah terjerat kasus DUI sebanyak tiga kali.
Ia menjelaskan bahwa insiden-insiden tersebut terjadi karena kebiasaannya beristirahat di dalam kendaraan setelah mengonsumsi alkohol. Dalam video tersebut, ia berkata,
“Dalam rentang 10 tahun, saya tertangkap mengemudi dalam keadaan mabuk sebanyak tiga kali.”
Ia merinci bahwa saat itu dirinya merasa aman hanya dengan berdiam di dalam mobil.
“Saya biasa minum lalu tidur di mobil. Polisi menangkap saya dan bilang seharusnya mesin dimatikan kalau hanya duduk di dalam mobil. Itu sekitar 10 tahun lalu. Kasus terakhir terjadi sekitar lima atau enam tahun yang lalu,” ujarnya.
Dampak Instan terhadap Karier
Meski popularitasnya sempat meroket pasca-kompetisi, pengakuan ini memicu reaksi cepat dari industri penyiaran Korea Selatan.
Dampaknya, sejumlah jadwal penampilan Im Sung Geun di berbagai program hiburan populer langsung dicoret.

Stasiun televisi JTBC secara resmi mengumumkan pembatalan keterlibatan sang koki pada 19 Januari.
“Penampilan Chef Im Sung Geun di Knowing Bros telah dibatalkan. Namun, chef Cheon Sang Yeon, Lee Moon Jung, dan Yoon Na Ra tetap akan tampil sesuai rencana,” konfirmasi pihak JTBC.
Pernyataan Sejumlah Stasiun TV Korea
Tak hanya JTBC, pihak KBS2 juga mengambil langkah serupa. Tim produksi Fun-Staurant menyatakan,
“Kami sempat mendiskusikan penampilan Im Sung Geun, tetapi akhirnya diputuskan untuk membatalkannya,” pernyataan dari pihak tim produksi.
Saat ini, nasib penampilan Im Sung Geun di beberapa program besar lainnya seperti Hangout with Yoo dan The Manager (MBC), serta acara bincang-bincang populer Salon Drip di YouTube, dikabarkan masih dalam tahap pembahasan internal.
Skandal ini menjadi pengingat keras bagi para pesohor di Korea Selatan mengenai konsekuensi jangka panjang dari pelanggaran hukum di masa lalu.








