Malanginspirasi.com – Teaser resmi film laga Indonesia berjudul “23 Detik” (judul internasional: “23 Seconds”) telah dirilis. Produksi Dewa Pictures ini bukan hanya menampilkan adegan pertarungan, melainkan juga menyuguhkan cerita drama keluarga yang emosional. Pertarungan dikemas dengan aksi bela diri berkualitas tinggi.
Disutradarai oleh Peter Taslim, mantan atlet judo nasional dan aktor dalam film ‘The Raid’, ‘23 Detik’ meraih penghargaan Best Action Film di Star City Film Festival Iowa 2025, Bollywood Hollywood Film Festival, Austin Action Fest & Market, Bangkok Movie Awards, serta Best Martial Arts Film di Urban Action Showcase New York.
Film ini menggabungkan elemen lintas budaya melalui kolaborasi 50:50 antara kru dan pemain asal Indonesia dan Thailand. Sehingga menjadi simbol persatuan antarnegara tetangga.
Sinopsis
Cerita film dimulai dari tsunami dahsyat pada Desember 2004 di Phuket, Thailand. Bencana alam tersebut menewaskan ratusan ribu orang di Asia Selatan dan Tenggara.
Keluarga Wisnu Bimantara (diperankan oleh Pangeran Lantang) kehilangan ayah dan kakak sulung dalam bencana tersebut, meninggalkan trauma mendalam.
Kini, Wisnu, yang pernah menjadi juara nasional Pencak Silat, beralih ke Mixed Martial Arts (MMA). Meski ibunya, Sutji (Sutjiati Narendra), masih trauma dan menolak memberi restu, Wisnu berlatih keras untuk menghormati kenangan kakaknya dan membuktikan kemampuannya bangkit bagi keluarga.
Di sisi lain, Somchay (Achilleus Balli atau Achilleur Ralli), petarung Muay Thai underground dari Thailand, berjuang menjadi juara dunia MMA untuk membalas budi ayah angkatnya. Somchay juga menyimpan luka batin dari memori samar masa kecilnya terkait tsunami yang merenggut keluarganya.
Kedua petarung dari negara berbeda ini bertemu di ring MMA pada kejuaraan dunia di Jakarta. Pertarungan mereka melampaui soal kemenangan, melibatkan pencarian identitas yang hilang.
Wisnu dan Somchay ternyata adalah saudara kandung yang terpisah akibat tsunami. Klimaks terjadi pada 23 detik terakhir ronde penentu, di mana trauma masa lalu muncul kembali, membawa pengakuan pahit sekaligus harapan baru.
View this post on Instagram
Judul ‘23 Detik’ melambangkan momen krusial di ring yang bisa mengubah segalanya, mirip dengan detik-detik tsunami yang memisahkan mereka, atau pengakuan saudara di tengah aksi. Angka ini menggambarkan bagaimana waktu singkat dapat menentukan nasib.
Film ini menonjolkan aksi autentik, termasuk Pencak Silat Indonesia, Muay Thai Thailand, Judo, dan teknik MMA modern. Koreografinya dipuji karena realistis dan spektakuler, bukan sekadar adu fisik biasa.







