Ebiet G. Ade Rilis Ulang Lagu ‘Elegi Esok Pagi’ Bersama Adera dan Segara: Bangkitkan Memori Indah

Malanginspirasi.com – Musisi legendaris, Ebiet G. Ade kembali merilis lagu ‘Elegi Esok Pagi’ versi baru bersama kedua putranya pada Februari 2025. Lagu yang hits di era 80-an ini pun diambil dari albumnya yang bertajuk ‘Camelia III’ dan berhasil membawa memori-memori manis dari bait lirik puitisnya.

‘Elegi Esok Pagi’ ini merupakan salah satu mahakarya paling menyentuh dari Ebiet G. Ade. Dan lagu legendaris ini kembali dihidupkan dalam sebuah proyek musik istimewa.

Lagu yang sarat dengan renungan tentang kehilangan, harapan, dan perjalanan hidup ini kini hadir dengan nuansa baru tanpa kehilangan esensi emosionalnya yang mendalam.

Bahkan lagu ini juga memiliki makna tentang seseorang yang tengah merindukan orang yang ia kasihi bukan hanya dalam angan-angan saja, tetapi juga dalam kenyataan. Dengan liriknya yang puitis dan emosional, lagu ini mampu menyentuh hati banyak orang, terutama mereka yang pernah merasakan kehilangan atau keraguan dalam menjalin asmara.

Dalam proyek spesial ini, Ebiet G. Ade menggandeng kedua putranya, Adera dan Segara untuk menciptakan kolaborasi lintas generasi yang begitu istimewa.

Untuk menghadirkan aransemen musik yang lebih segar namun tetap menghormati keindahan aslinya, ia mempercayakan David dan Lukman NOAH sebagai penggarap musik.

Hasil kolaborasi ini menghasilkan sebuah harmoni baru yang begitu menyentuh, menyatu dalam melodi yang membawa pendengar ke dalam perenungan yang lebih dalam. Liriknya yang emosional mampu menyentuh hati para pendengarnya.

Bagi Ebiet G. Ade, proyek perilisan ulang lagu ini bukan sekadar rekaman ulang, tetapi lebih dari itu. Ini adalah sebuah warisan musik yang ingin ia teruskan kepada generasi berikutnya.

Dengan sentuhan aransemen modern, lagu ini kembali dihadirkan untuk merangkul pendengar lama sekaligus menjangkau generasi baru.

Penyanyi kelahiran 21 April 1964 ini juga mengungkapkan lagu ‘Elegi Esok Pagi’ memiliki tempat yang sangat istimewa baginya. Kembali menyanyikannya bersama dengan putranya ini menjadikan musik ini semakin mendalam dan penuh makna.

Dengan kombinasi lirik yang kuat, harmoni vokal yang menyentuh, dan aransemen yang lebih kaya, ‘Elegi Esok Pagi’ hadir bukan hanya sebagai lagu. Tetapi sebagai kisah yang terus hidup, menembus batas waktu, dan menyentuh jiwa siapa pun yang mendengarnya.

Lirik Lagu Ebiet G. Ade, Adera dan Segara – Elegi Esok Pagi

Ijinkanlah kukecup keningmu
Bukan hanya ada di dalam angan
Esok pagi kau buka jendela
Kan kau dapati seikat kembang merah

Engkau tahu aku mulai bosan
Bercumbu dengan bayang-bayang
Bantulah aku temukan diri
Menyambut pagi membuang sepi

Ijinkanlah aku kenang
Sejenak perjalanan
Ho
Dan biarkan ku mengerti
Apa yang tersimpan di matamu
Ho

Barangkali di tengah telaga
Ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini
Bukan jadi mimpi di atas mimpi

Ijinkanlah aku rindu
Pada hitam rambutmu
Ho
Dan biarkan ku bernyanyi
Demi hati yang risau ini
Ho

Barangkali di tengah telaga
Ada tersisa butiran cinta
Dan semoga kerinduan ini
Bukan jadi mimpi di atas mimpi

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *