Gitar Brian Jones Pendiri Rolling Stones Dilelang Rp6,4 Miliar

Malanginspirasi.com – Gitar Harmony Stratotone milik Brian Jones, pendiri The Rolling Stones, akan dilelang pada 4 Desember 2025 mendatang dengan harga penawaran awal US$100.000, namun diperkirakan akan terjual pada harga tak kurang US$400.000 atau sekitar Rp6,4 miliar.

Gitar ikonik ini digunakan Brian Jones sejak 1962 untuk mengajari Keith Richards muda, merekam demo awal band, tampil di gig klub, serta single debut ‘Come On’.

‘Come On’ merupakan single milik Chuck Berry yang dicover Rolling Stones dan melambungkan band tersebut hingga dikenal dunia.

Kolektor kawakan Ali Zayeri, yang mengumpulkan memorabilia Stones selama lebih dari 40 tahun, menjadikan gitar ini sebagai pusat lelang “Satisfaction: The Rolling Stones Treasures from the Ali Zayeri Collection”.

Koleksi multimiliar dolar tersebut juga mencakup kostum panggung langka, poster gig awal, dan kontrak bertanda tangan.


“Harmony Stratotone sederhana milik Brian Jones menjadi sebagai salah satu instrumen terpenting dalam sejarah rock and roll,” komentar Charles Epting, Director of Consignments di Heritage, rumah lelang yang bertanggung jawab atas penjualan ini.

Gitar ini terdengar pada demo paling awal band, gig di Marquee Club London pada 1962-1963, serta sesi rekaman single pertama “Come On/I Want To Be Loved”.

Pratinjau lelang digelar di Heritage London pada 10-14, 17-21, dan 24-28 November.

JIka Anda penggemar fanatik Rolling Stones dan berminat mengoleksi instrumen milik Brian Jones tersebut, dapat langsung mengunjungi situs Heritage Auctions.

Club 27

Terlahir dengan nama lengkap Lewis Brian Hopkins Jones pada 28 Februari 1942 di Cheltenham, Britania Raya, Jones membentuk band Rolling Stones tahun 1962.

Tak hanya sebagai gitaris, Jones juga menguasai berbagai instrumen seperti sitar, alat tiup, keyboard, yang turut memberikan corak warna musik pada band tersebut.

Brian Jones, Keith Richards dan Mick Jagger di masa-masa awal Rolling Stones. (YouTube)

Namun karena gaya hidupnya yang tak pernah lepas dari narkoba dan minuman keras, Brian Jones meninggal dunia pada usia muda, 27 tahun. Ia ditemukan tewas di dasar kolam renang pribadinya.

Ahli forensik yang memeriksa mayatnya menyatakan sebagai “death by misadventure”, dan mencatat pembesaran liver dan jantung akibat pengaruh narkoba dan alkohol.

Kematian tragis Brian Jones pada usia 27 tahun, membuatnya “dimasukkan” dalam Club 27. Club ini merujuk pada musisi-musisi jenius yang meninggal dunia di usia 27 tahun. Mereka tutup usia rata-rata karena overdosis narkoba dan alkohol, bunuh diri maupun dibunuh.

Beberapa di antara musisi terkenal yang masuk dalam Club 27 adalah Jim Morisson, Jimmy Hendrix, Janis Joplin, Kurt Cobain, Amy Winehouse, dan Pete Ham.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *