Jangan Asal! Ini Tips Memilih Celana Dalam yang Sehat untuk Wanita

Malanginspirasi.com – Sebagian wanita mungkin memilih celana dalam karena diskon, model, atau warnanya. Padahal, kenyamanan dan kesehatan area intim juga harus diperhatikan saat membeli.

Banyak orang mungkin tidak terlalu memperhatikan bahan, ukuran, atau cara penggunaannya.

Padahal faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi kondisi kulit dan kebersihan sehari-hari. Karena itu, penting untuk mengetahui panduan dasar dalam memilih celana dalam yang benar.

Dilansir dari Alodokter, celana dalam yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan area intim, mencegah iritasi, serta mengurangi pertumbuhan bakteri dan jamur.

Dengan pemilihan yang sesuai, Anda bisa beraktivitas lebih nyaman dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan. Ini tips memilig celana dalam yang sehat.

Celana Dalam Berbahan Katun

Salah satu langkah utama dalam memilih celana dalam yang sehat adalah memperhatikan bahan yang digunakan.

Dilansir dari Alodokter, celana dalam berbahan katun merupakan pilihan terbaik untuk pemakaian sehari-hari.

Katun dikenal lembut, ringan, dan nyaman digunakan, serta mampu menyerap keringat sehingga area intim tetap kering.

Selain itu, bahan ini juga memungkinkan kulit bernapas sehingga membantu mencegah pertumbuhan jamur.

Bahkan jika Anda memilih celana dalam dengan bahan sintetis seperti nylon.

Disarankan agar bagian dalam yang menempel pada organ intim tetap dilapisi katun untuk menjaga keamanan dan kenyamanan.

Hal senada juga disampaikan melalui Hello Sehat. Celana dalam berbahan katun adalah pilihan utama dari segi kenyamanan maupun kesehatan.

Kelembutan serta kemampuan katun dalam menyerap keringat dapat mengurangi kelembapan dan mencegah risiko masalah seperti infeksi jamur atau ruam kulit.

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, bahan sintetis seperti nilon, lycra, spandeks, atau polyester sebaiknya dihindari karena dapat menahan udara panas dan memicu iritasi.

Rajin Mengganti Celana Dalam

Selain memilih bahan yang tepat, mengganti celana dalam saat berkeringat juga menjadi langkah yang tidak boleh diabaikan.

Dilansir dari Alodokter, mengganti celana dalam setelah berolahraga atau ketika area intim lembap sangat penting untuk mencegah perkem­bangan bakteri dan jamur.

Pakaian dalam yang kering tidak hanya membuat Anda lebih nyaman, tetapi juga membantu menjaga kebersihan serta kesehatan kulit di area tersebut.

Kebiasaan menggunakan celana tidur yang longgar juga memiliki manfaat bagi kesehatan area intim.

Menurut Alodokter, celana tidur yang longgar membantu menjaga sirkulasi udara sehingga area sensitif tetap sejuk dan tidak lembap.

Bahkan, sesekali tidur tanpa pakaian dalam dapat melancarkan sirkulasi udara dan membantu menjaga kesehatan organ intim secara alami.

Baca Juga:

Bolehkan Pakai Bra Lebih dari Sehari Tanpa Dicuci? Ini Jawabannya

Selain itu, rajin mengganti pakaian dalam sesuai aktivitas harian adalah langkah penting untuk mencegah iritasi.

Celana dalam yang bersih membantu menghindari penumpukan bakteri dan jamur yang dapat memicu keputihan tidak normal.

Kebersihan rutin ini juga dapat meminimalkan munculnya bau tidak sedap dan ketidaknyamanan lainnya.

Dilansir dari Alodokter, apabila Anda mengalami keputihan disertai rasa gatal, bau tidak sedap, atau terdapat bercak yang mengganggu pada celana dalam, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Pemeriksaan dini dapat membantu mengatasi masalah lebih cepat dan mencegah kondisi makin memburuk.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *