Malanginspirasi.com – Malam pergantian tahun selalu identik dengan berbagai tradisi unik di berbagai belahan dunia. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah tradisi makan 12 butir anggur tepat saat malam Tahun Baru, yang dipercaya membawa keberuntungan sepanjang tahun.
Tradisi ini mungkin belum begitu populer di Indonesia, namun setiap tahun semakin banyak dikenal masyarakat.
Tradisi makan 12 anggur berasal dari Spanyol dan dikenal dengan sebutan Las Doce Uvas de la Suerte atau 12 Anggur Keberuntungan.
Ritual ini dilakukan dengan memakan satu butir anggur setiap kali lonceng jam berdentang pada detik-detik terakhir menuju tahun baru.
Tepatnya sebanyak 12 kali yang melambangkan 12 bulan dalam satu tahun.
Setiap butir anggur yang dimakan dipercaya mewakili harapan dan doa untuk satu bulan ke depan.
Jika seluruh anggur berhasil dimakan tepat waktu, maka tahun yang akan datang diyakini akan dipenuhi keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan.
Sejarah Tradisi
Menurut catatan sejarah yang banyak dilansir media internasional, tradisi ini mulai populer pada awal abad ke-20.
Saat itu, para petani anggur di Spanyol mengalami panen berlebih dan kemudian mempopulerkan kebiasaan makan anggur di malam Tahun Baru sebagai simbol kemakmuran.
Seiring waktu, tradisi ini berkembang dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Spanyol. Lalu menyebar ke negara-negara lain seperti Meksiko, Argentina, hingga beberapa negara Amerika Latin.
Kini, ritual makan 12 anggur juga mulai dikenal dan dipraktikkan di berbagai negara, termasuk Indonesia, terutama oleh generasi muda yang tertarik dengan tradisi unik lintas budaya.
Selain sarat makna simbolis, anggur juga dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan, vitamin, dan serat.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar konsumsi anggur tetap dilakukan secara wajar, terutama bagi penderita diabetes, karena kandungan gulanya cukup tinggi.
Baca Juga:
10 Tradisi Natal Unik di Berbagai Daerah Indonesia
Yang menarik, di balik kesederhanaannya, tradisi ini mengajarkan nilai refleksi.
Makan 12 anggur bukan sekadar ritual, melainkan momen untuk merenungkan harapan. Juga memperbaiki diri dan menata niat di awal tahun yang baru.
Bagi masyarakat yang ingin mencoba tradisi ini, tidak ada aturan baku selain niat dan kebersamaan.
Tradisi makan 12 anggur bisa dilakukan bersama keluarga atau teman sebagai simbol optimisme menyambut tahun baru dengan semangat positif.
Pada akhirnya, apakah tradisi ini benar-benar membawa keberuntungan atau tidak, kembali pada keyakinan masing-masing.
Namun satu hal yang pasti, tradisi makan 12 anggur di malam Tahun Baru menjadi pengingat. Bahwa setiap awal tahun adalah kesempatan baru untuk berharap dan berbenah.








