Malanginspirasi.com – Chia seed kini menjadi salah satu superfood favorit masyarakat karena kandungan nutrisinya yang lengkap. Biji kecil ini berasal dari tanaman Salvia hispanica dan kerap tertukar dengan biji selasih. Namun, keduanya memiliki perbedaan mencolok.
Mengutip Alodokter, chia seed berbentuk pipih, lonjong, permukaannya halus dan mengkilap, dengan warna mulai dari putih, coklat, hingga hitam.
Sementara selasih memiliki biji elips berwarna hitam.
Asal Muasal Chia Seed
Dilansir dari Gen Amikom, chia seed berasal dari tanaman Salvia hispanica, keluarga mint yang tumbuh di Amerika Tengah.
Biji ini telah dikonsumsi manusia sejak peradaban Aztec dan Maya sekitar 3.500 tahun lalu.
Kata “chia” dalam bahasa Maya berarti kekuatan, karena biji ini menjadi sumber energi utama bagi prajurit dan pelari jarak jauh.
Menurut keterangan pada situs MyProtection, biji jenis ini kaya akan kalori, serat, protein nabati, asam lemak omega-3 dan omega-6. Juga karbohidrat, kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, antioksidan, dan vitamin.
Kombinasi nutrisi ini menjadikannya bahan makanan yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Manfaat Chia Seed
Berdasarkan berbagai penelitian, berikut manfaat yang bisa diperoleh dari konsumsi chia seed secara rutin.
1. Mengontrol Berat Badan
Serat dan protein tinggi membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan lebih terkontrol.
2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Kandungan asam amino, seng, magnesium, dan zat besi mendukung sistem imun dan melawan radikal bebas.
3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Omega-3 dan serat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) serta menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.
4. Menjaga Kesehatan Tulang
Kalsium, magnesium, fosfor, dan ALA membantu meningkatkan kepadatan dan kesehatan tulang.
5. Menurunkan Kadar Gula Darah
Serat dan senyawa lain meningkatkan sensitivitas insulin, membantu menstabilkan kadar gula darah.
6. Melindungi dari Radikal Bebas
Antioksidan seperti asam klorogenat dan quercetin melawan stres oksidatif.
7. Mengurangi Peradangan
Kandungan caffeic acid dan omega-3 membantu menurunkan peradangan kronis.
8. Mengatasi Konstipasi
Serat tinggi meningkatkan kelembutan feses dan memperlancar gerak usus.
9. Meningkatkan Energi
Vitamin B, zat besi, zink, dan magnesium mendukung produksi energi stabil dan pemulihan pasca-olahraga.
10. Menjaga Kesehatan Kulit
Omega-3 dan antioksidan membantu menjaga elastisitas kulit dan melindungi dari penuaan dini.
11. Menurunkan Risiko Stroke
Kombinasi serat, omega-3, dan antioksidan mendukung kesehatan pembuluh darah.
12. Mencegah Kanker Kolorektal
Kandungan serat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko pertumbuhan polip di usus besar.
Ide Hidangan Chia Seed
Chia seed dapat dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai hidangan.
Beberapa cara populer yakni dijadikan chia puding dengan air, susu, atau yoghurt serta digunakan sebagai topping salad atau roti panggang.

Selain itu, chia seed juga dapat menjadi campuran sereal, oatmeal, smoothies, roti, kue, granola, selai buah atau energy balls.
Meskipun umumnya aman dikonsumsi, mengonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan efek samping.
Seperti gas, diare, perut kembung, atau risiko tersedak jika biji tidak direndam terlebih dahulu.
Oleh karena itu, disarankan untuk menambah asupan secara bertahap dan memastikan minum cukup air.
Bagi individu dengan alergi atau sensitivitas tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi.
Selain itu, konsumsi biji ini akan lebih efektif jika tetap disertai dengan pola hidup sehat.








