Tiga Bulan Sejak Diluncurkan, Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Cegah Ratusan Juta Upaya Penipuan Digital

Malanginspirasi.com – Sejak diluncurkan pada 7 Agustus 2025, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berhasil memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko dan memberikan peringatan terhadap lebih dari 90 juta pesan mencurigakan. Dalam kurun tiga bulan, fitur ini melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari ancaman penipuan digital.

Direktur sekaligus Chief Commercial Officer Indosat, Bilal Khazmi, menyatakan bahwa teknologi ini dirancang untuk meningkatkan rasa aman pelanggan saat beraktivitas di dunia digital.

“Kami ingin pelanggan dari segala usia dapat menjelajahi dunia digital dengan lebih percaya diri melalui konektivitas andal, produk terjangkau, serta perlindungan yang kuat,” ujar Bilal, Senin (24/11/2025).

Berdasarkan data internal Indosat, sejak diluncurkan hingga pertengahan November 2025, lebih dari 290 juta panggilan spam terdeteksi pada jaringan VoLTE.

Jika diekstrapolasikan ke seluruh jaringan, total panggilan dan SMS spam/scam yang teridentifikasi mencapai lebih dari 500 juta. Sebanyak 145 juta pesan di antaranya ditandai sebagai spam dan scam, termasuk 110 juta pesan bersifat penipuan.

Fitur ini menjadi bagian dari inisiatif AIvolusi5G Indosat yang menggabungkan teknologi AI dengan jaringan 5G. Sistem bekerja otomatis di level jaringan tanpa memerlukan aplikasi tambahan atau perangkat khusus.

Urgensi perlindungan digital tercermin dalam Laporan GASA State of Scams in Indonesia 2025 yang dirilis akhir Agustus lalu.

Laporan tersebut menyebutkan 66% orang dewasa Indonesia mengalami upaya penipuan dalam setahun terakhir, dengan 14% di antaranya kehilangan uang.

Total kerugian nasional mencapai Rp49 triliun atau setara USD3,3 miliar. Sebanyak 51% korban mengaku mengalami stres pasca-kejadian.

Untuk pelanggan IM3, perlindungan diberikan melalui layanan SATSPAM yang terdiri atas SATSPAM BASIC (otomatis aktif bagi pengguna prabayar dengan paket data) dan SATSPAM+ yang mampu mendeteksi tautan berbahaya.

Sementara pelanggan Tri mendapatkan fitur TRI AI: AntiSpam/Scam dengan penanda visual tiga warna: toska (aman), kuning (tidak dikenal), dan merah (berisiko).

Hati-hati penipuan digital.
Zero Trust

Pelanggan kedua merek juga dapat mengaktifkan fitur Plus+ melalui aplikasi myIM3 dan bima+, yang memberikan notifikasi telepon, SMS peringatan berwarna, serta ringkasan panggilan mencurigakan.

Indosat menegaskan pendekatan Zero Trust — tidak langsung percaya dan selalu verifikasi — sebagai prinsip utama dalam mengedukasi masyarakat.

Perusahaan berkomitmen mengimbangi kemajuan teknologi dengan peningkatan literasi digital dan edukasi keamanan siber secara berkelanjutan.

“Dengan langkah ini, kami ingin menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang tidak hanya menghubungkan, tetapi juga memberdayakan dan melindungi masyarakat Indonesia,” tutup Bilal.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *