Doa Nabi Yusuf AS untuk Menolak Ajakan Buruk

Malanginspirasi.com – Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tidak selalu dihadapkan pada ajakan yang baik. Ada kalanya manusia diuji dengan bujukan, rayuan, atau tekanan yang justru menjerumuskan pada perbuatan dosa.

Situasi seperti ini tentu bukan perkara mudah, terlebih jika ajakan tersebut datang dari lingkungan terdekat atau dibungkus dengan iming-iming yang menggiurkan.

Islam mengajarkan bahwa perlindungan terbaik dari ajakan orang jahat adalah dengan kembali kepada Allah.

Hal ini pun diabadikan dalam Al-Qur’an melalui kisah Nabi Yusuf AS saat menghadapi godaan besar tapi tetap teguh menjaga iman dan kehormatan dirinya.

Teladan Doa Nabi Yusuf AS dalam Menghadapi Ajakan Buruk

Menurut sejarah, Nabi Yusuf AS saat itu berhadapan dengan godaan yang sangat kuat dan menekan.

Dalam kondisi seperti itu, Nabi Yusuf tidak mengandalkan kekuatannya sendiri. Sebaliknya, ia berserah diri sepenuhnya kepada Allah melalui doa.

Dilansir dari Instagram @nuonline_id, doa Nabi Yusuf AS pun diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai bentuk permohonan perlindungan dari ajakan yang menyesatkan.

Doa ini menunjukkan keteguhan iman serta kesadaran bahwa tanpa pertolongan Allah, manusia sangat mungkin tergelincir ke dalam keburukan.

Allah SWT berfirman dalam QS Yusuf ayat 33:

رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُن مِّنَ الْجَاهِلِينَ

Artinya: “Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang yang bodoh.” (QS Yusuf: 33).

Doa ini menggambarkan betapa Nabi Yusuf AS lebih memilih penderitaan fisik daripada harus melanggar perintah Allah.

Ia menyadari bahwa ajakan orang jahat, jika diikuti, hanya akan menyeretnya pada kebodohan dan penyesalan.

Doa di atas memiliki makna tentang pengakuan kelemahan manusia. Nabi Yusuf AS yang seorang nabi dan terjaga akhlaknya saja tetap memohon agar Allah menjauhkan dirinya dari tipu daya.

Baca Juga:

Doa Saat Hati Takabur atau Sombong

Ini menjadi pelajaran bahwa siapa pun membutuhkan perlindungan Allah dalam menghadapi godaan.

Selain itu, doa ini mengajarkan keberanian untuk memilih jalan yang sulit tapi diridhai Allah.

Menolak ajakan buruk sering kali berisiko secara sosial atau materi, tetapi Nabi Yusuf AS mencontohkan bahwa keselamatan iman jauh lebih utama.

Bagi umat Islam, doa Nabi Yusuf AS dapat diamalkan ketika menghadapi ajakan yang mengarah pada kemaksiatan, kezaliman, atau perbuatan yang merusak diri.

Ajakan orang jahat bisa hadir dalam berbagai bentuk dan situasi.

Oleh karena itu, memperkuat doa dan ketergantungan kepada Allah menjadi benteng utama agar hati tetap lurus dan tidak mudah tergoda.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *