3. Berikan Air Hangat
Air hangat dapat memberikan perasaan lega dan dapat mengurangi sesak napas. Terkadang dengan bantuan air putih hangat jalan napas menjadi lebih bersih, karena bisa jadi ada sumbatan seperti dahak yang menyebabkan terjadinya sesak napas.
4. Jauhkan Penderita dari Alergen
Alergen merupakan penyebab terjadinya alergi, bisa berupa benda, debu, asap polusi dan lain sebagainya, yang dapat menyebabkan sesak napas. Dengan menjauhkan orang tersebut dari alergen, maka sesak napasnya akan berangsur pulih.
5. Beri Pijatan dan Longgarkan pakaian
Melonggarkan pakaian atau aksesoris seperti dasi dan tali pinggang akan membuat penderita merasa lebih lega. Berikan juga pijatan lembut pada saraf paru-paru yang berada pada jempol kaki, tepatnya 3-5 cm di atas ruas jempol.
Kelima langkah di atas diberikan bila penderita dalam kondisi sadar. Jika orang yang mengalami sesak napas tersebut tidak sadarkan diri, sebaiknya lakukan tindakan berikut ini:
– Periksa korban apakah masih mampu memberi respon atau tidak dengan menekan kukunya untuk merangsang nyeri.
– Periksa denyut nadi dan pastikan apakah korban masih bisa bernapas dengan normal atau tidak.
– Segera panggil ambulance agar segera mendapat pertolongan dari pihak medis.
Dengan mengetahui pertolongan pertama yang dapat diberikan pada penderita sesak napas, kita secara tidak langsung telah menyelamatkan nyawa seseorang.
Semoga artikel ini bermanfaat.










