Kena Gaslighting di Kantor? 5 Cara Mengatasi Atasan & Rekan Kerja yang Manipulatif!

Malanginspirasi.com – Mengalami gaslighting di kantor memang membuat atmosfir kerja tidak nyaman, apalagi dengan atasan dan rekan kerja yang manipulatif. Biasanya pelaku gaslighting akan membuat korban meragukan persepsi bahkan kompetensi diri sendiri.

Berikut 5 cara mengatasi gaslighting di kantor yang dilakukan oleh atasan dan rekan kerja yang manipulatif!

Mendokumentasikan Semua Interaksi

Bentuk paling umum dari gaslighting adalah membuat korban meragukan ingatan dan persepsi sendiri. Sebagai contoh atasanmu mengatakan tidak pernah menyetujui sesuatu padahal kamu yakin sebelumnya mereka telah memberikan persetujuan.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa mendokumentasikan setiap interaksi sebagai barang bukti, seperti:

  • Merekam percakapan menggunakan ponsel atau percakapan penting jika diperbolehkan dan legal.
  • Mengambil screenshot atas pesan teks, email, atau chat.
  • Mencatat tanggal dan waktu secara detail terhadap percakapan atau insiden penting yang bisa menjadi catatan kronologis.
  • Pastikan menggunakan email untuk sarana komunikasi agar terdokumentasi secara digital dan tidak bisa dimanipulasi.

Validasi Diri Sendiri

Salah satu taktik halus dari gaslighting adalah displacing, tindakan menyalahkan kepribadian atau pola pikir korban sebagai sumber masalah sehingga korban meragukan dirinya sendiri.

Kalimat yang sering digunakan oleh pelaku biasanya, “kamu terlalu sensitif,” atau “semua masalah itu bersumber dari pikiranmu.”

Ketika kamu meragukan diri sendiri, kamu bisa melakukan validasi melalui hal berikut:

  • Merefleksikan kejadian yang membuat kamu ragu dengan membandingkan dokumentasi yang kamu punya.
  • Mempercayai insting yang kamu miliki, jika sesuatu terasa tidak benar coba percayai instingmu bahwa memang ada hal yang tidak benar.
  • Buat catatan pribadi akan kinerja harian mu, sehingga kamu bisa melacak apa saja yang telah kamu lakukan,

Cari Dukungan dari Orang Terpercaya

Tindakan gaslighting seringkali membuat korban terisolasi, pelaku akan mencoba memisahkan korban dari rekan kerja sehingga membuat korban merasa tidak akan ada yang mempercayainya.

Kamu bisa mencari dukungan dengan langkah berikut:

  • Bercerita kepada rekan kerja terpercaya atas pengalamanmu dan meminta pendapat objektif dari mereka.
  • Berbicara ke pihak berwenang seperti HR yang bisa memberikan tindakan lanjutan.

Menetapkan Batasan dengan Jelas dan Tegas

Bekerja dengan atasan dan rekan kerja yang manipulatif biasanya suka merendahkan kompetensimu. Sehingga penting bagi kamu untuk menetapkan batasan yang jelas dengan tegas. Berikut cara yang bisa dilakukan:

  • Meminimalisir interaksi dengan pelaku gaslighting dan hanya berkomunikasi terkait pekerjaan saja.
  • Menegaskan batasan apabila pelaku mulai melewati batasan dengan tenang.

Bersikap Tenang dan Profesional

Pelaku gaslighting akan merasa puas jika korban menunjukkan reaksi emosional yang akan membuat korban terlihat tidak rasional dan tidak profesional.

Dengan bersikap tenang dan fokus pada fakta, kamu bisa menjaga kredibilitas dan mencegah pelaku menyerangmu dengan menggunakan reaksi emosimu sebagai boomerang.

Pastikan kamu tetap profesional dengan melakukan hal berikut:

  • Tetap fokus pada fakta dengan menunjukkan bukti yang relevan.
  • Hindari reaksi emosional, jangan sampai terpancing untuk berdebat dan membela diri secara berlebihan.
  • Gunakan bahasa yang jelas dan tegas saat menyampaikan pendapat.

Membiarkan atau menoleransi tindakan gaslighting yang terjadi di tempat kerja dapat merusak kesehatan mental. Namun, melalui 5 cara di atas kamu bisa mengatasi gaslighting di kantor yang dilakukan oleh atasan dan rekan kerja yang manipulatif.

Tanamkan persepsi diri bahwa kamu berhak dihargai dan diperlakukan dengan adil. Jika tindakan gaslighting terus berlanjut, kamu bisa mempertimbangkan untuk mencari bantuan untuk tindakan lebih lanjut seperti HR.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *