3. Masa Perang Kemerdekaan
Pada masa perjuangan kemerdekaan, Kota Malang memiliki peran penting sebagai salah satu basis perlawanan rakyat. Kota ini menjadi saksi berbagai pertempuran besar antara pasukan Indonesia dengan para penjajah, termasuk Pertempuran Malang yang berlangsung pada akhir 1940-an.
Pada 21 September 1945, Kota Malang secara resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia. Namun sempat kembali diduduki Belanda pada bulan Maret 1947.
4. Era Modern
Setelah era kemerdekaan dan perjalanan yang cukup panjang dalam sejarahnya, Kota Malang berkembang pesat menjadi pusat pendidikan, pariwisata, dan ekonomi.
Malang dikenal sebagai “Kota Pendidikan” karena memiliki banyak sekolah, universitas ternama, dan lembaga pendidikan berkualitas.
Selain itu, keindahan alam dan peninggalan sejarahnya menjadikan Malang sebagai destinasi wisata yang paling digandrungi oleh sebagian orang, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bukan hanya itu saja, Malang juga memiliki warisan budaya yang luar biasa seperti Wayang Topeng, Seni Tari. Kemudian, makanan khas kota ini adalah bakso Malang, nasi pecel, hingga rawon.
Saat ini, Kota Malang masih terus berkembang sebagai kota modern dengan tetap mempertahankan keindahan alam dan kekayaan budaya yang telah diwariskan dalam turun temurun.
Kota ini juga menjadi pusat bisnis, teknologi, dan inovasi, dengan banyaknya perusahaan startup dan industri kreatif yang terus bermunculan dan siap mengembangkan dan memajukan kota.









