Malanginspirasi.com – Kenaikan harga sejumlah komoditas sayur belakangan ini mulai dirasakan para pedagang di pasar tradisional.
Salah satunya Bu Juwariyah, pedagang sayur di Pasar Pakisaji, yang telah berjualan selama lebih dari dua dekade.
“Sudah 25 tahun saya jualan sayur,” ujar Bu Juwariyah saat ditemui di lapaknya, Kamis (7/11/2025).
Ia mengaku setiap hari mulai berjualan sejak pukul 05.00 pagi hingga sekitar pukul 13.00 siang.
Untuk memenuhi kebutuhan dagangannya, Bu Juwariyah rutin mengambil pasokan sayur langsung dari Pasar Batu setiap hari.
Harga Melonjak Naik
Dalam sehari, total sayur yang ia bawa bisa mencapai satu kuintal. Namun akhir-akhir ini, harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan cukup tinggi.

“Sekarang banyak yang naik. Paling tinggi itu cabai merah besar, satu kilo sudah Rp50 ribu,” jelasnya
Selain cabai, beberapa sayur lain juga ikut merangkak naik. Harga sawi kini mencapai Rp10 ribu per kilogram, bawang merah Rp36 ribu, dan bawang putih sekitar Rp30 ribu.
Kenaikan juga terjadi pada cabai keriting yang kini dijual Rp65 ribu per kilogram. Cabai rawit berada di kisaran Rp24 ribu, sedangkan tomat naik menjadi Rp12 ribu per kilogram.
“Yang masih stabil cuma sawi putih, Rp6.000 per kilo,” tambahnya.
Sementara itu, harga terong kini naik menjadi Rp7.000 per kilogram, dan kecambah mencapai Rp12.000.
Meski begitu, harga bahan pokok lain seperti beras dan minyak goreng masih tergolong aman.
“Beras sama minyak nggak ada perubahan, masih stabil,” tutur Bu Juwariyah.

Dampak Cuaca Buruk
Ia juga mengungkapkan bahwa cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi kondisi pasokan sayur. Hujan dan panas yang silih berganti membuat kualitas sayuran lebih cepat rusak
“Kalau cuaca kayak gini, sayur cepat busuk,” katanya
Kondisi tersebut membuat para pedagang seperti Bu Juwariyah harus lebih berhati-hati menjaga stok agar tidak banyak dagangan yang terbuang.
“Kadang rugi kalau nggak habis, tapi ya tetap dijual biar bisa balik modal,” ujarnya.
Kenaikan harga sayur ini diharapkan tidak berlangsung lama. Para pedagang berharap pasokan kembali lancar dan cuaca membaik, sehingga harga kebutuhan dapur bisa kembali normal.








