Talkshow UMKM Award Kota Malang 2025, Para Pelaku Usaha Digandeng Hingga Go Internasional

Malanginspirasi.com – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) menggelar Talkshow UMKM Award 2025 di Malang Creative Center (MCC) pada Kamis (27/9/2025).

Acara ini menjadi ruang diskusi antara pemerintah, pendamping UMKM, dan para pelaku usaha.

Tujuannya untuk memperkuat ekosistem UMKM agar semakin berdaya saing hingga naik kelas ke tingkat global.

Pembinaan Ribuan UMKM

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menegaskan bahwa pembinaan menjadi pilar utama dalam pengembangan 42.270 UMKM di Kota Malang.

Talkshow UMKM Award Kota Malang 2025, Para Pelaku Usaha Digandeng Hingga Go Internasional
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi saat memaparkan rencana pembinaan UMKM di Kota Malang. (Riznima Azizah Noer)

“Kita memberikan pembinaan kepada seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 57 kelurahan. Pembinaan dilakukan secara terklaster mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, RT, hingga RW,” jelasnya.

Tahapan pembinaan meliputi edukasi, peningkatan kapasitas, kurasi, hingga pengembangan usaha sesuai potensi tiap wilayah.

Pemerintah juga memberikan berbagai bentuk dukungan, mulai dari alat produksi seperti mixer, oven, freezer, hingga mesin cair, yang disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku UMKM.

Selain fasilitas peralatan, Diskopindag secara rutin menggelar pameran untuk memberi ruang promosi bagi produk dari UMKM.

Ia juga menegaskan bahwa sektor UMKM, terutama makanan dan minuman, menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Kota Malang.

Di mana Kota Malang tercatat tertinggi di tingkat nasional dan Jawa Timur dalam kurun tahun 2023-2025.

Baca Juga:

Diskopindag Kota Malang Gelar Pelatihan, Pacu Industri Hasil Tembakau Terapkan Standar Produksi Global

Pemkot Malang terus mendorong setiap rumah tangga memiliki kegiatan ekonomi mikro agar mengurangi tingkat kemiskinan dan stunting pada anak.

“Kalau satu rumah tangga punya usaha, belanja harian bisa meningkat dari Rp50.000 jadi Rp100.000. Dampaknya langsung ke penurunan angka stunting dan kemiskinan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membeli produk UMKM secara langsung dan tunai agar perputaran uang benar benar dirasakan para pelaku usaha.

Diskopindag juga tengah membangun UMKM Center yang ditargetkan mulai berjalan pada 2026 untuk mendukung para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

Dukungan Bea Cukai
Talkshow UMKM Award Kota Malang 2025, Para Pelaku Usaha Digandeng Hingga Go Internasional
Bakhroni, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Jawa Timur II saat menemui awak media. (Riznima Azizah Noer)

Disisi lain, Bakhroni, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Jawa Timur II, menjelaskan dukungan bea cukai terhadap UMKM yang ingin menembus pasar internasional.

“Kami dukung dengan melakukan pembinaan mulai dari pembiayaan, proses produksi, hingga bagaimana produk bisa dipasarkan ke luar negeri. Kami kurasi kualitas produk sebelum mempertemukan UMKM dengan buyer internasional,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa proses pendampingan dan layanan ekspor dari bea cukai sepenuhnya gratis.

“Ekspor itu mudah. Bea cukai tidak memungut biaya sepeser pun. Kalau ada biaya, dipastikan bukan dari kami,” tegas Bakhroni.

Melalui talkshow ini, diharapkan UMKM Kota Malang semakin mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan naik kelas hingga go internasional.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *