Myybeads Hadirkan Aksesori Handmade Terjangkau di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe Malang, Harga Mulai Rp 2.000-an

Malanginspirasi.com – UMKM aksesori handmade Myybeads turut meramaikan bazar Brawijaya Tempo Doeloe yang digelar pada tanggal 24 hingga 31 Desember 2025 di area depan Museum Brawijaya Malang, Kota Malang.

Usaha yang dikelola oleh Ina menghadirkan beragam produk kerajinan tangan dengan harga terjangkau dan sentuhan kreativitas lokal.

Ditemui di stand bazar, Ina menjelaskan bahwa Myybeads menawarkan berbagai produk aksesori seperti gelang, strap ponsel, gantungan kunci, hingga cincin.

Produk-produk tersebut dibandrol mulai dari Rp2 ribu hingga Rp20 ribu, sehingga dapat menjangkau berbagai kalangan pengunjung.

Myybeads Hadirkan Aksesori Handmade Terjangkau di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe Malang, Harga Mulai Rp 2.000-an
Produk aksesoris yang dijual Myybeads di bazar Brawijaya Tempo Doeloe. (Ananda Putri Noviana)

“Macam-macam, ada gelang, strap phone, gantungan kunci, cincin. Harganya mulai dari Rp2 ribu sampai Rp20 ribu,” ujarnya kepada wartawan Malang Inspirasi pada Kamis (25/12/2025).

Seluruh produk Myybeads merupakan hasil buatan tangan sendiri atau handmade.

Ia menegaskan bahwa proses produksi dilakukan secara mandiri bersama tim kecil di rumah.

“Kebetulan ini semua handmade, buatan tangan sendiri. Saya dan tim saya juga di rumah, ada yang bantu juga,” katanya.

Usaha Myybeads telah dirintis sejak 2010.

Berawal dari Coba-Coba

Ina mengungkapkan bahwa awal mula usahanya berangkat dari keinginan mencoba dunia kerajinan tangan. Kemudian berkembang mengikuti tren dan kebutuhan pasar.

“Coba-coba sih asalnya, terus lanjut-lanjut berjalan. Awalnya waktu musim corona itu bikin strap phone, strap masker, lalu berlanjut sampai sekarang bikin gantungan kunci. Mengikuti apa yang lagi musim,” jelasnya.

Myybeads Hadirkan Aksesori Handmade Terjangkau di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe Malang, Harga Mulai Rp 2.000-an
Ina, saat berbicara dengan wartawan Malang Inspirasi. (Ananda Putri Noviana)

Saat ini, gelang manik dan rajut macrame menjadi produk yang paling diminati.

Keunggulan produk Myybeads terletak pada proses pembuatan yang detail dan membutuhkan ketelatenan.

“Gelang rajut macrame ini dibuat sendiri dari tangan, pelan-pelan. Pembuatannya agak lama dibanding yang rantai-rantai,” tutur Ina.

Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar enam hingga dua belas produk, tergantung tingkat kerumitan.

Untuk bahan baku, Ina memilih mencari sendiri dan mengutamakan produk lokal.

Sementara dari sisi pemasaran, ia memadukan strategi daring dan luring.

“Online lewat Shopee, sama jualan di bazar seperti ini,” katanya.

Myybeads Hadirkan Aksesori Handmade Terjangkau di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe Malang, Harga Mulai Rp 2.000-an
Stand Myybeads di area bazar meramaikan acara Brawijaya Tempo Doeloe. (Ananda Putri Noviana)

Tantangan yang dihadapi sejauh ini lebih pada menjaga kualitas produk, terutama saat berjualan di luar ruangan.

“Menjaga dari cuaca matahari, jangan sampai kena terlalu kencang. Untungnya di sini ada atap jadi terlindungi,” ungkapnya.

Ke depan, Ina berharap usahanya dapat terus bertahan dan berkembang dengan mengikuti dinamika pasar.

Baca Juga:

Komunitas Peri Elang Ramaikan Festival Kepandjen Djaman Mbiyen dengan Aneka Produk Kerajinan Handmade

“Mengikuti pemasaran, sekarang musimnya apa ya itu diikuti, coba-coba,” ujarnya.

Meski demikian, untuk saat ini ia masih fokus memasarkan produknya di wilayah Malang dan belum memiliki rencana ekspansi ke luar kota.

Kehadiran Myybeads dalam bazar Brawijaya Tempo Doeloe menunjukkan peran UMKM kerajinan tangan dalam menggerakkan ekonomi kreatif lokal.

Sekaligus memperkuat eksistensi produk handmade buatan pelaku usaha daerah.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *