Kue Lumpur Juwara Hadirkan Cita Rasa Premium di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe

Malanginspirasi.com – UMKM kuliner Kue Lumpur Juwara turut meramaikan area stand bazar dalam rangkaian acara Brawijaya Tempo Doeloe. Acara ini berlangsung pada 24–31 Desember 2025 di depan Museum Brawijaya Malang, Kota Malang.

Alih-alih menggunakan labu kuning (waluh) seperti kue lumpur pada umumnya, usaha ini menawarkan kue lumpur mini berbahan dasar kentang.

Bahan dasar inilah yang menjadi salah satu faktor dalam menghadirkan cita rasa premium pada kue lumpur mini.

Sehingga produknya mampu menyasar dan diterima oleh berbagai kalangan pengunjung.

Kue Lumpur Juwara Hadirkan Cita Rasa Premium di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe
Elva, pemilik usaha Kue Lumpur Juwara, saat berbicara dengan wartawan Malang inspirasi. (Ananda Putri Noviana)

Ditemui wartawan Malang Inspirasi pada Kamis (25/12/2025), pemilik Kue Lumpur Juwara, Elva Putri, menjelaskan bahwa produk andalannya dipadukan dengan beragam topping pilihan.

“Untuk topping-nya kita ada lima varian, mulai dari kismis, cokelat, keju, sampai nangka. Satu porsi harganya Rp10 ribu, isinya delapan dan bisa di-mix,” ujarnya.

Kualitas Premium

Elva menuturkan, salah satu keunggulan Kue Lumpur Juwara terletak pada kualitas bahan baku yang digunakan.

Ia menyebut produknya dibuat dari bahan-bahan premium dengan kombinasi santan dan susu, yang tidak selalu digunakan oleh pelaku usaha sejenis.

Kue Lumpur Juwara Hadirkan Cita Rasa Premium di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe
Varian topping Kue Lumpur Juwara. (Ananda Putri Noviana)

“Keunggulannya, kita pakai bahannya premium, terus kita juga pakai santan dan susu. Jadi rasanya itu manis dan gurih, balance,” jelasnya.

Usaha Kue Lumpur Juwara sendiri telah berdiri sekitar satu setengah tahun.

Elva mengungkapkan bahwa ide bisnis ini berawal dari pengalamannya mengikuti Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka (AWMM) saat masih berkuliah.

“Motivasinya karena dulu waktu kuliah saya ikut AWMM. Dari situ muncul ide, lalu kita kembangkan ke bentuk usaha yang nyata,” katanya.

Dalam perjalanannya, Elva mengakui tantangan utama yang dihadapi adalah persaingan pasar.

Meski demikian, ia terus berupaya memperkuat strategi pemasaran melalui media sosial dan keikutsertaan dalam berbagai acara.

“Untuk pemasaran, kita main di media sosial dan promosi lewat acara-acara seperti ini,” ujarnya.

Kue Lumpur Juwara Hadirkan Cita Rasa Premium di Bazar Brawijaya Tempo Doeloe
Tim Kue Lumpur Juwara saat membuat pesanan. (Ananda Putri Noviana)

Saat ini, Kue Lumpur Juwara belum tersedia di platform e-commerce dan masih melayani pemesanan melalui Instagram serta WhatsApp.

Ke depan, Elva berharap Kue Lumpur Juwara dapat terus berkembang dan membuka lebih banyak cabang.

Baca Juga:

Yume Donut Hadirkan Inovasi Donat Labu Kuning Pertama di Malang

“Harapannya semoga bisa tambah cabang lebih banyak lagi dan bisa bermanfaat untuk semua orang,” pungkasnya.

Partisipasi Kue Lumpur Juwara di Brawijaya Tempo Doeloe menunjukkan semangat wirausaha muda dalam mengembangkan jajanan tradisional dengan inovasi dan kualitas yang berkelanjutan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *