Pasar Ganjaran Sukolilo, Inovasi Ekonomi untuk Kesejahteraan Warga

Malanginspirasi.com – Pasar Ganjaran di Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, menjadi bukti bahwa inovasi dalam pengelolaan aset desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berawal dari Tanah Kas Desa (TKD) yang sebelumnya dipinjam oleh sekolah dasar sebagai ruang guru, lahan ini sempat terbengkalai setelah tidak lagi digunakan. Pemerintah desa kemudian mengambil langkah inovatif dengan menjadikannya pasar desa yang kini menjadi pusat perekonomian warga.

Sejak berdiri dua tahun lalu, Pasar Ganjaran berkembang menjadi tempat utama bagi warga untuk bertransaksi. Saat ini, pasar tersebut memiliki 18 pedagang yang menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti hasil pertanian, bahan makanan, hingga perlengkapan rumah tangga.

Selain itu, tersedia mesin selep daging dan gula, yang semakin melengkapi fasilitas pasar, memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar.

Kepala Desa Sukolilo, Ali Masyhar S.H., menegaskan bahwa pemanfaatan tanah ini bertujuan untuk kesejahteraan warga.

“Saya ingin tanah ini bermanfaat bagi banyak orang, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Dengan adanya pasar ini, warga bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memperoleh penghasilan,” ujarnya.

Bagi warga, keberadaan Pasar Ganjaran membawa dampak ekonomi yang nyata. Nurul, seorang pembeli, merasa sangat terbantu dengan adanya pasar ini.

“Pasar ini lebih dekat, dan harga barang di sini lebih terjangkau,” katanya.

Sementara itu, seorang pedagang, Wijayanti, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Dengan adanya Pasar Ganjaran ini, saya dan khususnya masyarakat Desa Sukolilo sangat terbantu dalam segi ekonomi karena kami dapat bekerja di sini. Dengan kata lain, Kepala Desa Sukolilo membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah desa berencana mengembangkan Pasar Ganjaran agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya. Salah satu rencana utama adalah membangun fasilitas yang lebih modern dan tertata, seperti penambahan lapak permanen, area parkir yang lebih luas, serta peningkatan kebersihan dan keamanan pasar.

Pemandangan dari depan Pasar Ganjaran setelah diberi pagar. (Musthofa)

Pengembangan Sebagai Destinasi Wisata

Tak hanya itu, pemerintah desa juga berencana menjadikan kawasan sekitar pasar sebagai destinasi wisata.

Dalam waktu dekat kepala desa akan membangun berbagai fasilitas rekreasi, seperti kolam renang dan wahana wisata lainnya, yang diharapkan dapat menarik pengunjung dari luar desa.

Dengan adanya pengembangan ini, tidak hanya pedagang yang akan merasakan dampaknya. Tetapi juga masyarakat sekitar yang dapat membuka usaha baru di sektor pariwisata dan kuliner.

“Kami akan menambahkan wisata petik anggur. Dan setelah ini kan bulan puasa rencana saya akan menampilkan live music di Pasar Ganjaran ini,” jelasnya.

Dengan konsep ekonomi berbasis komunitas dan potensi pengembangan wisata, Pasar Ganjaran tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga simbol inovasi dan kesejahteraan desa.

Inisiatif ini membuktikan bahwa pengelolaan aset desa yang tepat dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *