Malanginspirasi.com – Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menumbuhkan jiwa dan kompetensi entrepreneurship di kalangan mahasiswa lewat Program Hibah Wirausaha Mahasiswa (PHWM) 2026.
Program yang telah memasuki batch 3 ini bertujuan memfasilitasi pengembangan bisnis mahasiswa.
Fokusnya adalah menciptakan aktivitas usaha sehingga menjadi cikal bakal kemunculan usaha yang berkelanjutan dari mahasiswa.
Lewat program ini, mahasiswa berkesempatan luas merealisasikan ide-ide kreatif dalam pengembangan bisnis, berinovasi menciptakan bisnis/produk baru.
Selain itu juga meningkatkan wawasan, kompetensi, dan pengalaman dalam berwirausaha sehingga dapat menguatkan daya saing mahasiswa dan lulusan.
Baca Juga:
Gelar Uji Publik, FSTeM UB Siapkan Sistem Ticketing Daring dan Chatbot AI untuk Transformasi Layanan
Sembilan tim mahasiswa dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Seleksi Tahap 2 PHWM Fakultas STeM UB 2026 setelah melalui seleksi berkas.
Berlangsung secara hybrid, di Gedung MC FSTeM UB, seleksi dilakukan skema pitch deck presentation di hadapan tiga dewan juri. bertempat .
Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian inovasi bisnis yang kreatif, adaptif, dan berbasis pemecahan masalah atau solusi yang nyata.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Prof. Chomsin Sulistya Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi dan menyampaikan harapan besar terhadap dampak jangka panjang program ini bagi masa depan mahasiswa dan lulusan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi benar-benar bisa menambah kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi, bernegosiasi, dan tentunya menambah portofolio berharga ketika mereka lulus nanti. Dengan bekal pengalaman ini, lulusan kita akan memiliki kesiapan mental dan taktis yang matang jika ingin beralih atau terjun langsung ke dunia bisnis,” ujar Prof. Chomsin dalam sambutan pembuka.
Aspek Penilaian Seleksi Tahap Kedua
Ketua Tim Kewirausahaan Mahasiswa dan Penguatan Profil Alumni, FSTeM UB, Eko Suyanto, S.Si., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa seleksi tahap kedua ini difokuskan pada 6 aspek penilaian.
Aspek tersebut adalah Keunggulan dan Keunikan, Strategi Pemasaran, Rencana Keuangan, Manajemen Usaha, Potensi Pengembangan Usaha, dan Presentasi dan Kerjasama Tim.
Demi menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, Fakultas STeM UB menghadirkan tiga dewan juri, yaitu Dr. Darjito, S.Si., M.Si., Drs. Didik Yudianto, M.Si. dan Dr. Arie Srihardyastutie, S.Si., M.Kes.

Sembilan tim yang tampil di Seleksi Tahap 2 membawa berbagai ide bisnis yang kreatif dan inovatif, mulai dari sektor teknologi sensor dan IoT, teknologi terapan, jasa, pangan dan minuman fungsional, hingga kuliner modern.
Lewat program hibah ini, tim-tim yang berhasil lolos seleksi akhir nantinya akan mendapatkan dana stimulan untuk pengembangan bisnis serta pendampingan (coaching) intensif dari para mentor untuk merealisasikan dan mengembangkan skala bisnis mereka.
Sinergi antara teori akademis dan praktik wirausaha langsung ini diharapkan mampu mencetak STeMpreneur muda baru dari UB.
Dengan demikian program ini akan mendukung sustainable development goals (SDGs) terutama SDG 4 (pendidikan berkualitas), SDG 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), dan SDG 9 (industri, inovasi, dan infrastuktur).







