Malanginspirasi.com – — Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan Open House 2026 sebagai sarana perkenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa (LKM) bagi para mahasiswa baru angkatan 2026/2027.
Acara ini dikemas secara interaktif melalui pameran karya, stan organisasi, pertunjukan seni, hingga kegiatan kolaboratif antar-mahasiswa.
Agenda tahunan ini dirancang untuk mendekatkan mahasiswa baru dengan ekosistem kemahasiswaan di FBiPK.
Lewat kegiatan ini, mereka dapat mengeksplorasi ragam organisasi, komunitas minat bakat, serta wadah pembelajaran non-akademik di luar kelas.
Pembukaan acara dilakukan oleh Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si., selaku Plh. Dekan sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FBiPK UB.
Dalam pemaparannya, Noer Rahmi menyampaikan bahwa dunia perkuliahan tidak sebatas mengejar capaian akademik.
Keaktifan berorganisasi berperan penting untuk mengasah soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, serta rasa tanggung jawab.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan berorganisasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan mengambil peran di lingkungan sekitarnya. Open House ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai LKM yang dapat menjadi ruang belajar dan pengembangan diri selama menempuh pendidikan di FBiPK,” ujar Noer Rahmi.

Ia juga mendorong mahasiswa baru agar memilih kegiatan kemahasiswaan sesuai minat, potensi, dan tujuan pengembangan diri masing-masing.
Menurutnya, pengalaman selama menjadi mahasiswa dapat terbentuk melalui keseimbangan antara capaian akademik dan aktivitas pengembangan kompetensi di luar ruang kuliah.
Baca Juga:
FBiPK UB Belajar Tata Kelola Air dan Energi Hijau Indonesia dari EPFL Swiss
“Kami berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari ruang yang sesuai dengan minat dan potensinya. Bergabung dalam organisasi bukan sekadar mengikuti kegiatan, tetapi juga belajar mengelola program, menyelesaikan persoalan, membangun jejaring, dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil,” tambahnya.
Rangkaian acara dipenuhi kreativitas masing-masing LKM yang mendesain stan mereka untuk memamerkan profil, agenda kerja, serta pencapaian organisasi. Mahasiswa baru tampak antusias berdiskusi dengan pengurus LKM serta berpartisipasi dalam setiap aktivitas stan.
Sebagai bentuk apresiasi, Dr. Noer Rahmi Ardiarini bersama jajaran staf ahli FBiPK UB meninjau langsung stan-stan LKM. Pihak pimpinan fakultas berinteraksi dengan pengurus organisasi, mengapresiasi pameran karya, serta memberikan dorongan moral demi kemajuan kegiatan kemahasiswaan.
Keseruan acara makin terasa dengan hadirnya panggung hiburan dan unjuk bakat dari berbagai komunitas mahasiswa. Tingginya partisipasi peserta mengindikasikan besarnya minat mahasiswa baru untuk aktif berkegiatan selama masa studi.
Menurut Noer Rahmi, organisasi mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai ruang pembelajaran yang melengkapi proses pendidikan formal.
“LKM dapat menjadi tempat mahasiswa belajar secara langsung tentang kepemimpinan, manajemen kegiatan, kolaborasi, kreativitas, dan kewirausahaan. Kompetensi tersebut akan sangat bermanfaat, baik selama menjalani perkuliahan maupun ketika mahasiswa memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan Open House 2026, FBiPK UB menegaskan komitmennya dalam membangun iklim kampus yang kondusif bagi tumbuh kembang mahasiswa secara utuh, baik dari aspek akademis maupun pembentukan karakter.







