Hadir Sebagai Alumnus FBiPK UB, Wakil PM Timor-Leste Mariano Assanami Sabino Bakar Semangat Mahasiswa Baru

Pendidikan15 views

Malanginspirasi.com – Wakil Perdana Menteri (PM), Menteri Koordinator Bidang Sosial, serta Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Masyarakat Timor-Leste Mariano Assanami Sabino hadir di hari kedua Open House Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) 2026.

Kehadirannya ke kampus FBiPK UB  adalah untuk agenda Temu Alumni UB Timor Leste untuk mengokohkan jejaring internasional.

Sebagai alumnus Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan angkatan 1991, kedatangannya bukan hanya urusan protokoler pejabat negara, melainkan nostalgia seorang alumni yang mengenang masa-masa menuntut ilmu di Kota Malang.

Wakil PM Timor Leste Mariano Assanami saat mengunjungi tempat ia menempuh studi di awal 90an (FBiPK UB)

Di sela-sela kemeriahan Open House, Mariano berkesempatan menyapa langsung para mahasiswa baru FBiPK angkatan 2026.

Momen tersebut ia manfaatkan untuk membagikan pengalaman hidup sekaligus menanamkan pentingnya pembentukan karakter sejak awal perkuliahan.

Mariano berpesan agar para mahasiswa baru tidak menganggap agenda orientasi kampus sebagai beban.

“Jangan melihat kegiatan seperti ini sebagai sebuah beban. Jadikan momentum ini sebagai proses untuk menempa jati diri, membangun mental, memperkuat pemikiran, dan mempersiapkan diri menjadi mahasiswa yang memiliki keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Mariano.

Baca Juga:

FBiPK UB Kenalkan LKM dan Wadah Potensi Mahasiswa Baru Lewat Open House 2026

Ia menegaskan bahwa masa kuliah tak sekadar tempat berburu nilai akademis, melainkan sarana mengasah kedisiplinan, pola pikir, keberanian mengambil keputusan, hingga kepedulian sosial.

“Apa yang kalian jalani hari ini akan menjadi bagian dari proses pembentukan diri. Gunakan kesempatan selama menjadi mahasiswa untuk belajar sebanyak mungkin, bukan hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui organisasi, pergaulan, kegiatan sosial, dan pengalaman hidup di kampus,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Mariano memacu mahasiswa baru agar memiliki visi yang luas dan berdampak global.

“Kalian harus mempersiapkan diri menjadi generasi yang bermanfaat. Bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga memiliki kapasitas untuk memberi kontribusi pada masyarakat dunia. Untuk mencapai itu, mahasiswa harus memiliki ilmu, karakter, mental yang kuat, dan kemauan untuk terus belajar,” katanya.

Nasihat tersebut disambut antusias oleh peserta. Sosok Mariano menjadi bukti nyata bagaimana jebolan FBiPK UB mampu berkiprah hingga tingkat pemerintahan internasional.

Setelah memberi motivasi, Mariano beranjak mengunjungi Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan untuk melihat perkembangan sudut-sudut kampus tempat ia berkuliah dulu.

Pertemuan hangat pun terjadi saat ia bereuni dengan kawan seangkatannya, seperti Prof. Luqman Qurata Aini dan Prof. Hagus Tarno.

Kunjungan ini membuktikan bahwa masa-masa perkuliahan di FBiPK UB mampu mencetak pemimpin berkualitas sekaligus membangun jejaring lintas negara yang bertahan lama.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *