Malanginspirasi.com – Menyambut libur panjang Hari Raya Iduladha 2026 yang jatuh pada Rabu, 27 Mei, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya melakukan berbagai persiapan operasional untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Stasiun Malang. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi utama.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyatakan bahwa pola persiapan mengikuti pengalaman libur panjang sebelumnya, termasuk penambahan perjalanan kereta dan peningkatan pelayanan di stasiun-stasiun utama seperti Malang.
Meski pengumuman resmi spesifik Iduladha 2026 masih dalam tahap akhir, pola operasional serupa telah diterapkan pada libur Kenaikan Yesus Kristus pertengahan Mei lalu, di mana Stasiun Malang melayani lebih dari 36 ribu penumpang.
Daop 8 Surabaya biasanya mengoperasikan kereta tambahan untuk mengakomodasi lonjakan permintaan. Pada libur Iduladha tahun-tahun sebelumnya, Daop 8 menyiapkan puluhan perjalanan tambahan, termasuk KA Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng PP yang kerap menjadi favorit penumpang dari Stasiun Malang.
Pada periode serupa di 2026, Stasiun Malang melayani hingga 12 perjalanan jarak jauh per hari, termasuk kereta tambahan.
Rute populer mencakup tujuan Jakarta, Yogyakarta, dan kota-kota di Jawa Timur. Prediksi lonjakan penumpang mencapai 30-35 persen dibanding hari biasa, dengan puncak keberangkatan pada H-1 dan arus balik pasca-libur.
Posko Terpadu dan Peningkatan Pelayanan
Daop 8 mendirikan posko angkutan libur panjang di Stasiun Malang untuk koordinasi antar-petugas. Fasilitas yang ditingkatkan meliputi:
- Pengamanan ketat dengan penambahan personel keamanan dan pemeriksaan barang.
- Optimalisasi ruang tunggu, toilet, serta fasilitas aksesibilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas.
- Layanan informasi real-time dan promosi pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access untuk mengurangi antrean.
Pada libur panjang sebelumnya, Stasiun Malang kerap mencatat puluhan ribu penumpang, dengan puncak mencapai ribuan orang per hari.







