Malanginspirasi.com – Kemenangan Borussia Dortmund dengan dua gol tanpa balas atas Atalanta di stadion Signal Iduna Park, Rabu (18/2/2026) sempat diwarnai isu rasisme.
Penggemar Atalanta yang datang ke stadion meneriaki para suporter BVB yang terlihat bukan warga asli Jerman dengan nyanyian rasisme.
Dikutip dari Sportbild, pihak berwenang sempat mengkhawatirkan ultras dari rival Catania, yang memiliki hubungan persahabatan dengan ultras BVB, hadir di pertandingan tersebut.
Terlepas dari insiden tersebut, Dortmund meraih kemenangan ke-100 di Liga Champions.
Baca Juga:
Xabi Alonso Soroti Penurunan Fokus Real Madrid Saat Hadapi Borussia Dortmund
Tuan rumah memulai pertandingan dengan gemilang, Julian Ryerson melanjutkan empat assistnya di akhir pekan dengan satu assist lagi.
Ryerson memberikan umpan silang kepada Serhou Guirassy yang kemudian menyundul bola masuk ke gawang di menit ketiga pertandingan.
Meskipun Atalanta melakukan serangan yang bagus melalui Nicola Zalewski, tidak ada hasil positif yang berujung gol.
Justru Dortmund menambah keunggulan melalui gol kedua Maximilian Beier di menit 42 setelah memanfaatkan umpan Guirassy.
Tim tamu tidak mampu melakukan comeback di babak kedua, sehingga mereka harus bekerja keras di Bergamo pekan depan.
Jika Dortmund menang di Bergamo di leg kedua, maka mereka akan menghadapi Bayern Munich atau Arsenal.
Pertandingan sempat tertunda 15 menit karena klub Bundesliga tersebut mengalami kemacetan imbas adanya konser konser Herbert Grönemeyer di kota tersebut.
Setelah gol kilatnya hanya dalam 124 detik, Serhou Guirassy mengangkat bajunya untuk memperlihatkan kaus dalamnya.
Tertulis: “Semoga Dia menyambutmu di surga-Nya yang luas. Amin.”
Di atas tulisan itu terdapat nama Aissata Guirassy, yang mungkin adalah kerabat dekatnya.







