Gianluca Prestianni Berpotensi Kena Sanksi Larangan Main 10 Pertandingan

Malanginspirasi.com – Pemain Benfica Gianluca Prestianni berpotensi kena sanksi larangan main 10 pertandingan jika terbukti melakukan tindakan rasisme kepada Vinícius Júnior.

UEFA akan menyelidiki klaim rasisme yang dibuat oleh Vini Jr setelah dalam pertandingan playoff Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid.

Hal ini berawal dari tuduhan Vinícius terhadap Gianluca Prestianni dari Benfica.

Jika terbukti, Prestianni menghadapi sanksi karena melanggar kode disiplin UEFA.

UEFA telah menunjuk seorang penyelidik khusus untuk mengumpulkan bukti.

“Seorang Inspektur Etika dan Disiplin UEFA telah ditunjuk untuk menyelidiki tuduhan perilaku diskriminatif selama babak gugur Liga Champions UEFA 2025/2026 antara Club Benfica dan Real Madrid CF pada 17 Februari 2026,” begitu pernyataan resmi dari situs resmi UEFA.

Baca Juga:

Sempat Ricuh, Real Madrid Unggul Tipis 1-0 atas Benfica

Pelecehan rasial ini membuat pertandingan sempat terhenti 10 menit di babak kedua karena Vini Jr tidak mau meneruskan pertandingan.

Prestianni terlihat berbicara kepada Vinícius sambil menutupi mulut dengan jerseynya setelah pemain asal Brasil itu cetak gol penentu kemenangan Real.

“Para rasis, di atas segalanya, adalah pengecut,” tulis Vinícius di Instagram setelah pertandingan. “Mereka perlu menutup mulut mereka dengan baju mereka untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka.”

Tiga jam kemudian Prestianni juga mengunggah pernyataan di media sosial pribadinya.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya sama sekali tidak pernah melontarkan hinaan rasis kepada Vinícius Júnior. Sayangnya dia salah menafsirkan apa yang dikatakan. Saya tidak pernah bersikap rasis terhadap siapa pun,” begitu dalam pernyataannya,

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *