James Milner Umumkan Pensiun Berkarier di Liga Premier

Malanginspirasi.com – Mantan pemain tim nasional Inggris, James Milner, telah mengumumkan pensiun setelah 24 tahun berkarier di Liga Premier.

Pemain serbaguna berusia 40 tahun ini kontraknya telah berakhir setelah menghabiskan tiga musim terakhir bersama Brighton.

Milner bermain untuk enam tim di kasta tertinggi sepak bola Inggris dan memecahkan rekor penampilan terbanyak di Liga Primer pada bulan Februari.

Ia memulai kariernya bersama Leeds dan kemudian memenangkan tiga gelar Liga Premier yakni dua dengan Manchester City dan satu dengan Liverpool.

Milner  juga membantu The Reds memenangkan Liga Champions pada tahun 2019.

Ia melakukan debutnya untuk Inggris saat bersama Aston Villa pada tahun 2009 dan mengakhiri karier internasionalnya dengan 61 penampilan.

Baca Juga:

Batal Pensiun dari Timnas, Sadio Mane Perkuat Senegal di Piala Dunia FIFA 2026

“Saya cukup beruntung untuk mengalami beberapa momen tak terlupakan, dari berjuang untuk bertahan hingga memenangkan trofi, bermain di Eropa, dan mewakili negara saya di dua Kejuaraan Eropa dan dua Piala Dunia,” demikian pernyataan Milner di media sosial.

“Tetapi lebih dari segalanya, orang-orang dan persahabatan yang saya jalin sepanjang karier saya akan selalu saya hargai,” imbuh dia.

Milner melakukan debutnya untuk Leeds pada usia 16 tahun pada November 2002 dan saat itu merupakan pemain termuda kedua yang bermain di liga utama Inggris itu.

Bulan berikutnya ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Liga Premier.

Saat ini, ia di urutan ketiga dalam daftar tersebut, di belakang Max Dowman dan James Vaughan.

Milner absen hampir sepanjang musim 2024–25 karena cedera tetapi bermain dalam 22 pertandingan di semua kompetisi pada musim 2025-26.

Ia telah membuat penampilan ke-654 dan terakhirnya di Liga Premier selama pertandingan terakhir Brighton musim itu.

“Dari melakukan debut saya untuk Leeds United, yang saya dukung sejak kecil, pada usia 16 tahun dan menjadi pencetak gol termuda di Liga Premier, saya tidak pernah bisa membayangkan perjalanan yang telah saya lalui. Hingga tidak dapat mengangkat kaki saya tahun lalu dan kemudian kembali menjadi bagian dari Brighton yang lolos ke Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka pada usia 40 tahun,” tambahnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *