Tegas! Asosiasi Sepak Bola Jerman Tolak Dukung Pencalonan Kembali Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Malanginspirasi.com – Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) secara resmi menolak menandatangani surat dukungan untuk pencalonan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA untuk periode ketiga.

Keputusan ini diambil menjelang Kongres FIFA pada Maret 2027 di Maroko dan mencerminkan ketegangan yang semakin meningkat di Eropa terhadap kepemimpinan Infantino.

Menurut laporan dari berbagai sumber termasuk BILD dan Goal.com, surat dukungan tersebut dikirim oleh direktur Eropa FIFA, Elkhan Mammadov.

Namun, DFB di bawah kepemimpinan Presiden Bernd Neuendorf memilih untuk tidak ikut serta. Neuendorf menekankan pentingnya transparansi dan integritas kompetisi di FIFA.

“DFB tidak menandatangani surat dukungan untuk pencalonan kembali Gianni Infantino. Langkah selanjutnya akan dibahas dalam rapat presidium DFB,” demikian pernyataan resmi asosiasi tersebut.

Penolakan DFB ini semakin kuat setelah kontroversi kartu merah yang diterima striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, selama pertandingan Piala Dunia 2026.

Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (U.S. Soccer) berhasil mengajukan banding, sehingga hukuman suspensi Balogun ditangguhkan dan hanya dikenai denda.

Baca Juga:

Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun, UEFA dan Sepp Blatter Kecam FIFA

Viral Meme Argentina 1-0 Swiss di X, Netizen Sindir Keberpihakan Wasit dan Singgung Anak Emas FIFA

Bukan rahasia lagi jika Presiden Donald Trump secara pribadi menghubungi Infantino untuk membahas kasus tersebut.

Intervensi politik ini menuai kritik keras karena dianggap mengganggu integritas olahraga.

Neuendorf dan DFB melihat hal ini sebagai contoh kurangnya transparansi dan potensi pengaruh eksternal yang merusak fair play.

Kontroversi ini juga memicu kekhawatiran di kalangan federasi Eropa lainnya.

Beberapa asosiasi yang sempat menandatangani surat dukungan kini dilaporkan sedang mempertimbangkan kembali posisinya.

Meski menghadapi penolakan dari Jerman, posisi Infantino untuk terpilih kembali masih sangat kuat.

Ia mendapat dukungan solid dari federasi di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan.

Banyak negara di konfederasi tersebut bergantung pada dana dan program pengembangan FIFA, sehingga cenderung mendukung kelanjutan kepemimpinannya.

Infantino telah memimpin FIFA sejak 2016 dan dikenal dengan berbagai inisiatif besar, seperti perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim.

Namun, keputusannya juga sering dikritik karena harga tiket yang mahal, isu tata kelola, dan hubungan politik yang dekat.

Reaksi di Media Sosial X

Di platform X (Twitter), berita ini menjadi trending dan memicu diskusi hangat.

Banyak pengguna dari Jerman memuji sikap DFB sebagai langkah berani untuk menjaga integritas sepak bola.

Sementara itu, sebagian pihak lain melihatnya sebagai politik internal Eropa yang kontras dengan dukungan massif dari konfederasi lain.

Presiden DFB Bernd Neuendorf, yang juga anggota Dewan FIFA, disebut semakin menjaga jarak dari Infantino pasca-kasus Balogun.

Keputusan ini berpotensi menjadi sinyal bagi federasi Eropa lainnya untuk lebih vokal menyuarakan tuntutan reformasi di tubuh FIFA.

Kasus ini masih akan terus berkembang menjelang Kongres FIFA 2027. DFB menyatakan akan membahas langkah lebih lanjut dalam waktu dekat, sementara Infantino dan timnya terus menggalang dukungan global.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *