Jordan Pickford Siap Jadi Eksekutor Penalti untuk Timnas Inggris di Piala Dunia FIFA 2026

Malanginspirasi.com – Jordan Pickford, kiper utama Timnas Inggris, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai eksekutor penalti jika timnya terlibat adu tos-tosan di Piala Dunia FIFA 2026. Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Pickford saat Timnas Inggris sedang mempersiapkan diri di Florida menjelang laga pemanasan melawan Selandia Baru.

“Saya akan maju. Dan saya yakin 100 persen pada diri saya sendiri. Saya akan berlatih dan mengeksekusinya,” ujar Pickford tegas.

“Saya ingin fokus pada tugas menyelamatkan penalti juga, tapi jika dipanggil, saya bermain untuk Inggris, saya mewakili negara ini, jadi saya siap mengambil penalti saat dibutuhkan,” imbuh kiper berusia 32 tahun itu.

Pernyataan ini cukup mengejutkan karena jarang seorang kiper yang secara terbuka menyatakan keinginan menjadi penendang penalti di level turnamen sebesar Piala Dunia.

Pickford memang bukan pemula dalam hal ini. Ia pernah mencetak penalti untuk Inggris saat melawan Swiss pada final Nations League 2019 di Portugal, yang membantu timnya merebut tempat ketiga.

Kala itu, mantan pelatih Gareth Southgate bahkan memuji eksekusinya dan menganggapnya sebagai salah satu penendang terbaik yang tersisa di lapangan.

Baca Juga: 

Jadi Kapten Skuad Inggris Piala Dunia FIFA 2026, Harry Kane Berambisi Raih Ballon D’Or

Pemain Dilarang Manfaatkan Momen Kiper Cedera Jadi Aturan Baru di Piala Dunia FIFA 2026

Rekam Jejak di Adu Penalti

Jordan Pickford dikenal sebagai spesialis adu penalti. Sejak Piala Dunia 2018, ia telah menyelamatkan beberapa tendangan penting yang membantu Inggris mengakhiri kutukan kekalahan di fase sistem gugur.

Prestasi gemilangnya terlihat di Euro 2024. Kiper Everton itu menjadi pahlawan saat Inggris menang atas Swiss di perempat final. Ia juga kerap menggunakan trik psikologis, termasuk catatan strategi yang ditulis di botol air minumnya.

Pickford kini memasuki turnamen besar kelimanya sebagai kiper nomor satu Inggris. Ambisinya untuk tidak hanya menyelamatkan penalti, tetapi juga mencetak gol dari titik putih menunjukkan mentalitas juara dan kepercayaan diri yang tinggi.

Meski demikian, pelatih Thomas Tuchel dan staf pelatih kemungkinan akan mempertimbangkan urutan eksekutor penalti dengan matang. Apalagi risikonya sangt tinggi jika seorang kiper gagal menuntaskan tugasnya dari titik putih.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *